Minggu, 26 April 2026

Berita Bireuen

Belasan Unit Boat Hilir Mudik Seberangkan Warga di Jembatan Kutablang, Motor Sudah Bisa Diangkut

Amatan Serambinews.com, sejumlah boat berada di bagian bawah jembatan baik dari arah timur maupun barat jembatan.

|
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Amirullah
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Boat bermesin 6 GT di kawasan Geulanggang Minje, Kutablang, Bireuen membantu menyeberangkan warga dari dua arah. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Belasan unit boat bermesin tempel ukuran kecil dan ukuran sedang ukuran 6 GT, Rabu  (3/12/2025) hilir mudik di Krueng Kutablang menyeberang warga.

Motor maupun barang dalam jumlah besar juga sudah bisa diangkut. Hadirnya boat di sungai tersebut setelah jembatan Kutablang putus total dihantam banjir bandang pada Rabu dan Kamis (26-27/11/2025) lalu. 

Lalu lalang boat seperti lokasi pendaratan ikan untuk penyeberangan baik dari arah Bireuen ke Lhokseumawe maupun sebaliknya.

Amatan Serambinews.com, sejumlah boat berada di bagian bawah jembatan baik dari arah timur maupun barat jembatan. Selain itu ada juga di kawasan Desa Geulanggang Minje arah utara jembatan juga membantu menyeberangkan warga. 

Boat bermesin tempel dikelola warga setempat membantu warga terlihat sangat hati-hati dalam menyeberang sungai yang arusnya masih deras.

Begitu juga saat menaikkan sepeda motor dalam boat dituntun turun dari tebing sungai dan dinaikkan dalam boat. Para warga terlihat antrian untuk dapat menumpang boat serta barang bawaan. Boat bermesin 6 GT mampu membawa belasan  warga dan juga sepeda motor.

Baca juga: Solidaritas Sesama Korban Banjir Singkil, dari Berbagai Air hingga Pengganjal Perut 

Baca juga: Menteri Lingkungan Hidup Ungkap Puluhan Ribu Hektare Hutan Hilang di Aceh, Sumut, Sumbar

Di area dekat sungai Kutablang sebagai lokasi tempat naik turun warga juga bisa masuk kendaraan roda empat menjemput penumpang yang turun dari boat.

Mursalin (44) selaku Keuchik Desa Gelanggang Minje kepada Serambinews.com mengatakan, warga desanya bersama warga Tingkeum Mayang  menyewa boat untuk membantu menyeberangkan warga.

Boat ukuran 6 GT selain menyeberangkan warga juga sepeda motor maupun barang dari arah Bireuen ke Lhokseumawe maupun sebaliknya.

"Boat dikelola warga desa untuk  membantu warga mengunjungi keluarga atau keperluan lainnya dan baru Senin sore membantu masyarakat untuk menyeberang," ujarnya.

Arus sungai masih sangat deras sehingga membutuhkan kehati hatian agar penyeberangan lancar. Menyangkut ongkos bisa negosiasi dan saling memaklumi, ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved