Jumat, 8 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Helikopter Berhasil Turunkan Bantuan Logistik ke Pintu Rime, Wilayah Terisolir di Bener Meriah

Dari udara, Serambinews.com merekam kondisi terkini wilayah tersebut yang tampak hancur, termasuk ladang warga yang tersapu bersih serta jembatan...

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Hendri Abik
Warga Pintu Rime, Bener Meriah saat menyambut bantuan yang diantar dengan helikopter ke wilayah itu, Rabu (3/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Rabu (3/12/2025), satu unit helikopter TNI AU berhasil menjangkau kawasan Pintu Rime, Bener Meriah, yang terisolir akibat banjir dan putusnya akses darat.
  • Helikopter berangkat dari Lanud SIM, Aceh Besar, membawa logistik darurat berupa mi instan, minyak, beras, minuman, dan bahan pokok lainnya.
  • Dari udara terlihat ladang warga hancur & jembatan putus.
  • Tim TNI mendarat di salah satu bukit, sementara ribuan warga mengungsi di bukit lain.
  • Warga berlarian menyambut kedatangan bantuan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pagi tadi, Rabu (3/12/2025), satu unit helikopter bantuan berhasil menjangkau kawasan Pintu Rime, Benar Meriah, yang menjadi salah satu titik terisolir di Aceh.

Helikopter milik TNI AU itu membawa logistik darurat berupa makanan dan minuman menuju Kecamatan Pintu Rime, Kabupaten Benar Meriah.

Fotografer Serambinews.com (Serambi Indonesia), Hendri Abik, ikut serta dalam rombongan helikopter tersebut.

Berdasarkan reportasenya, helikopter berangkat pada pagi hari dari Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, dengan membawa berbagai kebutuhan seperti mi instan, minyak, beras, minuman, dan bahan pokok lainnya.

Perjalanan menuju Pintu Rime memakan waktu sekitar satu jam.

Dari udara, Serambinews.com merekam kondisi terkini wilayah tersebut yang tampak hancur, termasuk ladang warga yang tersapu bersih serta jembatan yang putus.

Setibanya di lokasi, tim TNI memilih salah satu bukit di kecamatan itu sebagai titik pendaratan.

Di bukit lainnya, ribuan warga terlihat mengungsi.

Ketika helikopter mulai merendah, warga berlarian menuju area pendaratan untuk menyambut kedatangan bantuan logistik yang sangat mereka nantikan karena sejak bencana mereka kekurangan bahan makanan.

Baca juga: Solidaritas Sesama Korban Banjir Singkil, dari Berbagai Air hingga Pengganjal Perut 

Pintu Rime merupakan kecamatan yang berada di jalan lintas Bireun-Takengon.

Namun setelah banjir, wilayah ini menjadi terisolir karena jembatan di sisi Bireuen maupun Takengon sama sama putus, sehingga akses darat tidak lagi memungkinkan.

Kedatangan bantuan ini disambut penuh sukacita oleh warga yang sangat membutuhkan.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved