Kamis, 7 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Tim BNPB Data Lokasi Pembangunan Rumah Korban Banjir di Bireuen

Amatan Serambinews.com, Selasa (5/5/2026), tim tersebut melakukan pendataan di kawasan Desa Blang Mee, Kutablang Bireuen dan melakukan pertemuan...

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO
Kalak BPBD Bireuen, Ir Marwan ST MT. 
Ringkasan Berita:
  • BPBD Bireuen bersama BNPB melakukan pendataan tahap lanjutan terhadap korban banjir, termasuk lokasi pembangunan rumah bagi warga yang rumahnya rusak atau hilang.
  • Tim BNPB turun langsung ke desa-desa terdampak, seperti Desa Blang Mee, Kutablang Bireuen, untuk bertemu kepala desa dan korban.
  • Pendataan mencakup 703 rumah rusak/hilang akibat banjir, sekaligus memastikan lokasi pembangunan rumah sesuai ketentuan (tidak dekat sungai, kawasan abrasi, atau rawan bencana).

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Selain tim enumerator dari BPBD Bireuen bersama BNPB melakukan pendataan tahap terhadap korban banjir, juga ada tim BNPB yang turun ke masing-masing desa melakukan pendataan lokasi pembangunan rumah korban banjir yang rumahnya rusak dan hilang.

Hal tersebut disampaikan Kalak BPBD Bireuen, Marwan ST MT kepada Serambinews.com, Rabu (6/5/2026) terkait kegiatan lain di lapangan dalam hal penanganan korban banjir.

Amatan Serambinews.com, Selasa (5/5/2026), tim tersebut melakukan pendataan di kawasan Desa Blang
Mee, Kutablang Bireuen dan melakukan pertemuan dengan kepala desa setempat.  

Sejak beberapa waktu lalu katanya, ada tim BNPB bersama unsur dri Kodim 0111/Bireuen turun ke desa-desa terdampak banjir, mereka khusus melakukan pendataan terhadap 703 rumah rusak/hilang diterjang banjir.

Mereka mendatangi kepala desa dan juga korban memastikan lokasi rencana pembangunan rumah apakah akan dibangun pada lokasi yang ditunjuk korban banjir (relokasi mandiri) atau relokasi terpusat sebagaimana ditetapkan tim nantinya.  

Kehadiran mereka melakukan pendataan ulang kata Marwan untuk memastikan lokasi pembangunan rumah, kemudian lokasi yang ditunjuk korban apakah memenuhi syarat sebagaimana ditetapkan BNPB  misalnya lokasi tidak dekat dengan sungai, kawasan abrasi atau kondisi lainnya.

Ditambahkan, tim tersebut selain menjumpai kepala desa juga korban banjir serta lokasi pembangunan rumah nantinya. (*)

Baca juga: Bupati Aceh Timur Serahkan Rumah Layak Huni di Julok, Program CSR 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved