Banjir Landa Aceh
Jumat Lusa, Express Bahari Angkut Penumpang Gratis dari Langsa - Krueng Geukueh - Banda Aceh
Kapal ini dijadwalkan tiba di Kruenggukueh Aceh Utara sore tadi dan akan menginap di sana malam ini.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Zaenal
Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh kembali mengkoordinir kapal cepat dan pesawat Pegasus untuk melayani rute daerah bencana di Aceh.
Pengoperasikan kapal Express Bahari dan pesawat Pegasus ini untuk mendukung mobilitas warga, sekaligus distribusi bantuan ke wilayah terdampak banjir dan terisolir, di wilayah utara dan timur (pesisir), serta wilayah tengah (pegunungan).
Informasi diperoleh Serambinews.com kapal Express Bahari sudah berlayar dari Pelabuhan Uleelheue pada Rabu (3/12/2025) pagi tadi.
Kapal ini dijadwalkan tiba di Kruenggukueh Aceh Utara sore tadi dan akan menginap di sana malam ini.
Besok pagi, kapal Express Bahari berangkat lagi dan akan menurunkan barang bantuan di perairan Kuala Idi, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Kuala Langsa.
Kapal ini akan kembali berangkat dari Kuala Langsa pada Jumat (5/12/2025).
Hanya saja, tidak diinformasikan waktu berangkat, karena disesuaikan dengan cuaca.
Kapal ini akan berlayar ke Pelabuhan Krueng Geukueh (dengan waktu tempuh 3 jam), selanjutnya melanjutkan pelayaran ke Uleelheue Banda Aceh (waktu tempuh 6 jam).
Baca juga: Enam Kapal Perang TNI AL Sedang Belayar Membawa Bantuan ke Aceh
Mengangkut Logistik, Medis, dan Alat Komunikasi
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Teuku Faisal, kepada Serambinews.com, Rabu (3/12/2025) mengatakan, kapal Express Bahari membawa sejumlah logistik berupa kebutuhan makanan darurat dan obat-obatan yang merupakan bantuan dari BNPB, BFLF, dan IDAI.
Semua barang itu diangkut untuk membantu korban Siklon Senyar 25 di Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang.
Kelima daerah di pesisir utara dan timur Aceh ini, tidak bisa dijangkau dengan truk dari Banda Aceh, menyusul putusnya jembatan Kutablang Kabupaten Bireuen.
Kadishub menyebutkan, bersama kapal tersebut turut serta tenaga medis sebanyak 13 orang.
“Kapal juga mengangkut tujuh unit Starlink, enam dari Kominfo Digital dan satu dari Kementerian Kesehatan, yang akan disebarkan ke berbagai titik untuk memulihkan telekomunikasi di daerah terisolir tersebut,” ujar Teuku Faisal.
Faisal menjelaskan bahwa setelah menurunkan bantuan di dua pelabuhan, kapal Express Bahari Bahari akan kembali dalam keadaan kosong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kapal-Ekspres-Bahari-dari-Langsa.jpg)