Selasa, 9 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

Kadin dan Hipmi Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai...

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
PERTEMUAN - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi, Akbar Himawan Buchari bersama Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie melakukan pertemuan dengan Sekda Aceh, M Nasir di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh yang berkantor di Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh, Kamis (4/12/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • Kadin Indonesia dan HIPMI menyalurkan bantuan kemanusiaan Rp 1 miliar untuk korban banjir dan longsor di Aceh, diserahkan oleh Anindya Bakrie (Kadin) dan Akbar Himawan Buchari (HIPMI) kepada Sekda Aceh M Nasir pada 4 Des 2025.
  • Bantuan bukan hanya darurat, tapi juga untuk pemulihan ekonomi, dengan rencana pendampingan usaha dan posko bantuan di beberapa daerah terdampak.
  • Sekda Aceh mengapresiasi kolaborasi ini, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 1 miliar untuk masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Bantuan masa panik ini diserahkan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi, Akbar Himawan Buchari bersama Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie kepada Sekda Aceh, M Nasir di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh yang berkantor di Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh, Kamis (4/12/2025).

Ketum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat yang sedang dilanda musibah.

Kadin menegaskan bahwa kehadiran mereka tidak hanya sebatas penyaluran bantuan darurat, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi pasca bencana. “Selain bantuan kemanusiaan, kami juga memikirkan bagaimana ke depan ekonomi masyarakat bisa kembali bergerak. Pemulihan ini tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha dan penghidupan masyarakat,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum BPP Hipmi, Akbar Himawan Buchari, menegaskan bahwa lembaganya siap berada di garda terdepan dalam membantu korban bencana, baik dalam masa tanggap darurat maupun pada fase pemulihan ekonomi.

Berdasarkan arahan Ketua Umum Kadin Indonesia, pada hari pertama bencana terjadi, Kadin bersama berbagai asosiasi langsung membuka posko bantuan. Informasi mengenai posko tersebut juga disebarluaskan ke berbagai daerah terdampak yang masih memungkinkan untuk membuka posko bantuan.

“Alhamdulillah, bantuan sudah mulai disalurkan. Untuk hari ini, kami juga memohon kesediaan bersama Ketua Umum Kadin Indonesia dan Ketua Umum Kadin daerah untuk melepas langsung bantuan yang telah kami persiapkan untuk dikirim ke titik bencana di Pidie Jaya. Pak Bupati juga telah menunggu di sana,” katanya.

Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan tidak berhenti pada tahap awal saja. Kadin Indonesia juga akan menampung dan menyalurkan bantuan lanjutan, termasuk yang berasal dari para pengusaha nasional di bawah naungan Kadin Indonesia.

“Jika masih ada kebutuhan lain di lapangan, kami siap membantu sebisa mungkin, baik dalam bentuk fasilitasi maupun dukungan lainnya,” tambahnya.

Sekda Aceh, M Nasir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Kadin Indonesia dan Hipmi terhadap masyarakat Aceh. Menurutnya, dukungan dunia usaha sangat dibutuhkan di tengah kondisi darurat yang dihadapi masyarakat.

Baca juga: VIDEO - Detik-Detik Penyelamatan Pria Terjebak 7 Jam di Banjir Aceh Tamiang

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemulihan pasca bencana membutuhkan kerja sama lintas sektor. Selain pembangunan infrastruktur, pendampingan terhadap para pelaku usaha juga menjadi bagian penting agar ekonomi daerah dapat kembali tumbuh.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi musibah. Kami berharap sinergi ini terus terjalin, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan dan rekonstruksi ke depan,” ujar M Nasir.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved