Banjir Landa Aceh
Pertamina Tambah Mobil Tangki BBM ke Kawasan Terdampak Banjir di Aceh
Pertamina Patra Niaga melakukan penambahan mobil tangki, untuk mengatasi kebutuhan warga di kawasan terdampak bencana.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Pertamina Patra Niaga menambah armada mobil tangki BBM dari Krueng Raya dan Lhokseumawe untuk memperkuat suplai ke wilayah terdampak.
- Suplai LPG 3 kg dipercepat, karena banyak tabung warga hilang terbawa banjir, sebagai langkah memastikan ketersediaan energi rumah tangga selama masa pemulihan.
- BPMA berperan sebagai koordinator tanggap darurat, menjembatani komunikasi antara Pemerintah Aceh, BPH Migas, dan Pertamina, serta mengusulkan penambahan pasokan tabung gas kepada Menteri ESDM.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pertamina Patra Niaga melakukan penambahan mobil tangki, untuk mengatasi kebutuhan warga di kawasan terdampak bencana.
Pertamina menjamin jika stok aman, namun distribusi jadi kendala.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Direktur Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar saat bertemu dengan Kepala BPMA, Nasri Djalal, dan Wakil Kepala BPMA, Nizar Saputra selaku pihak yang ditunjuk Gubernur Aceh untuk menangani penyaluran hilir migas.
Pertemuan berlangsung, Kamis (4/12/2025) di Kantor BPMA, Banda Aceh.
Achmad mengatakan, Pertamina Patra Niaga telah mengirimkan tambahan mobil tangki BBM untuk memperkuat suplai ke wilayah Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen, yang diantar dari Fuel Terminal Krueng Raya.
Dukungan armada juga datang dari Lhokseumawe, di antaranya 3 unit mobil tangki kapasitas 16 KL dan 1 unit mobil tangki kapasitas 24 KL, guna mempercepat proses recovery penyaluran di jalur yang masih dapat dilalui.
Baca juga: Komisi IV DPR RI Sebut Menhut RI Raja Juli Antoni Tak Punya Hati: Kalau Nggak Mampu, Mundur
Selain itu, Pertamina Patra Niaga tengah menyiapkan modular Pertashop dan mobil tangki PTO (Power Take-Off) yang akan standby di SPBU terdampak seperti di Kabupaten Aceh Tamiang, sehingga suplai tetap dapat diberikan meski akses distribusi belum sepenuhnya pulih.
“Untuk pemenuhan kebutuhan LPG, Pertamina Patra Niaga juga mempercepat suplai tabung LPG 3 kg, mengingat banyak tabung warga yang hilang terbawa banjir.
Langkah antisipatif ini dilakukan untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan energi rumah tangga selama masa pemulihan,” sebut Achmad.
Sementara itu, Kepala BPMA, Nasri Djalal, menekankan peran BPMA sebagai fasilitator koordinasi sesuai instruksi Gubernur Aceh.
“BPMA adalah badan pengatur hulu, namun dalam kondisi tanggap darurat ini, kami ditugaskan untuk mengkondisikan informasi ke publik dan berkoordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina agar situasi dapat disampaikan secara utuh kepada masyarakat,” jelas Nasri.
BPMA pun berkomitmen dapat membantu 24 jam untuk menjembatani koordinasi di masa tanggap darurat ini.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Salurkan BBM dengan Pesawat Perintis ke Wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah
Nasri juga menyampaikan bahwa BPMA telah melaporkan kondisi pascabencana kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan mengusulkan penambahan pasokan tabung gas (tabung melon) mengingat banyak tabung masyarakat yang hanyut terbawa banjir. (*)
| Percepat Rehab Lahan Pertanian Pascabanjir Aceh, Dirjen LIP Apresiasi Peran TA Khalid |
|
|---|
| Bupati Al-Farlaky Salurkan Rp 118,9 Miliar, Perbaikan 5 Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir |
|
|---|
| Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana |
|
|---|
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bahas-BBM-04122025.jpg)