Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Jaya

Gas Langka di Aceh Jaya, Sejumlah Warkop Tutup

Tidak hanya ibu rumah tangga, kelangkaan gas ini sendiri juga menyebabkan sejumlah warung kopi (warkop) di Kota Calang tutup

Penulis: Riski Bintang | Editor: Subur Dani
SERAMBINEWS.COM/RISKI BINTANG/Riski Bintang
WARKOP TUTUP - Salah satu warkop di kota calang tampak tutup disebabkan kelangkaan gas di kabupaten Aceh Jaya, Minggu (7/12/2025) 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Kelangkaan gas masih terus dirasakan masyarakat di kabupaten Aceh Jaya sejak beberapa hari terakhir.

Hal ini menyebabkan para ibu rumah tangga tidak dapat melakukan kegiatan memasak dan menyediakan makanan bagi keluarga.

Baca juga: VIDEO - Pemkab Aceh Jaya Galang Donasi Untuk Korban Bencana Banjir Bandang Aceh

Salah satu ibu rumah tanggal Nelli menyebutkan jika gas sudah sulit didapatkan sejak beberapa hari terakhir.

“Sudah sangat sulit untuk mendapatkan gas, jika pun ada masuk tidak memastikan kita dapat gas itu,” sebutnya.

Baca juga: Pemkab Aceh Jaya Galang Donasi Untuk Korban Bencana, Sabtu Kirimkan Via Laut

“Saat ini aktivitas memasak sangat dikurangi dirumah mengingat gas yang merupakan kebutuhan dasar memasak langka,” tambahnya.

Baca juga: Presiden Tegaskan tidak Boleh Ada Kelaparan di Aceh, akan Membantu Semaksimal Mungkin

Tidak hanya ibu rumah tangga, kelangkaan gas ini sendiri juga menyebabkan sejumlah warung kopi (warkop) di Kota Calang tutup.

Salah satunya seperti yang terlihat di warkop End Kupi yang berada di Gampong Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.

Baca juga: VIDEO - Prabowo: Jembatan Teupin Mane Bireuen Harus Selesai dalam Seminggu

Menurut penuturan pemilik, warkop dirinya sendiri sudah tutup selama 3 hari akibat dari tidak adanya gas di kabupaten Aceh Jaya.

“Sudah tiga hari tutup, infonya sore ini masuk, kalau ada alhamdulillah kalau tidak lanjut lagi tutupnya,” ungkap Nasir.

Ia menjelaskan, kelangkaan ini tidak hanya terjadi pada gas 3 Kg saja, tapi juga gas non subsidi sulit didapatkan.

Baca juga: Elpiji 3 Kg Masih Sangat Langka di Nagan Raya, Banyak UMKM Tutup

“Semoga ini cepat selesai dan cepat teratasi,” sebutnya.

Sementara itu salah satu masyarakat lainnya menyebut jika pasokan gas tidak sesuai dengan kebutuhan yang ada di Calang saat ini.

“Kemarin ada masuk, cuma yang antri 200 orang yang dapat cuma 100 orang, malah tetangga saya ada yang belum dapat,” tutupnya.(*)

Baca juga: Mendagri Semprot dan Periksa Bupati Aceh Selatan, Pengamat Sebut Harus Ada Sanksi Tegas

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved