Selasa, 12 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Mualem akan Tindak Tegas Oknum Eks GAM yang Diduga Rampas Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir

Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menekankan bakal menindak tegas oknum eks anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang nekat merampas

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com/tangkapan Layar Tiktok
Dalam rekaman tersebut oknum eks GAM yang mengaku diperintahkan oleh staf Gubernur Aceh terlihat berdebat dengan personel TNI yang hendak menyalurkan bantuan dari jalur laut. 
Ringkasan Berita:
  • Penekanan ini disampaikan Mualem menanggapi video viral di media sosial yang memperlihatkan oknum diduga eks GAM meminta jatah bantuan korban banjir.
  • Dalam rekaman tersebut eks GAM yang mengaku diperintahkan oleh staf Gubernur Aceh terlihat berdebat dengan personel TNI yang hendak menyalurkan bantuan dari jalur laut. 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menekankan bakal menindak tegas oknum eks anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang nekat merampas bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor. 

“Saya tidak ada laporan (oknum eks GAM rampas bantuan). Kalau ada sudah jelas akan kita tindak,” kata Mualem usai melaksanakan rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri dan gubernur di posko terpadu penanganan bencana alam Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025) malam. 

Penekanan ini disampaikan Mualem menanggapi video viral di media sosial yang memperlihatkan oknum diduga eks GAM meminta jatah bantuan korban banjir.

Dalam rekaman tersebut eks GAM yang mengaku diperintahkan oleh staf Gubernur Aceh terlihat berdebat dengan personel TNI yang hendak menyalurkan bantuan dari jalur laut. 

Baca juga: VIDEO Mereka Tolong Kita, Kok Kita Persulit, Kan Bodoh

Eks GAM itu meminta bantuan tersebut agar dibagi kepada mereka untuk kemudian dibagi kepada masyarakat di daerah yang belum tersentuh bantuan. 

Lebih lanjut, Mualem menekankan perlunya kesadaran bersama dalam membantu masyarakat di tengah musibah seperti ini. Sehingga bantuan yang disalurkan betul-betul bermanfaat.

“Dalam membantu masyarakat jangan ambil kesempatan di air keruh, itu perlu kita garisbawahi. Kita harus betul-betul membantu masyarakat yang sama sekali belum mendapat bantuan,” ungkapnya.

Mualem menambahkan, bahwa dari 18 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak banjir terdapat empat wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah, yakni Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tengah. 

“Paling terdampak berat yaitu Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara dan juga Takengon, dan lain semua ada juga, ada beberapa kecamatan. Tapi kalau kita lihat di Tamiang itu dari gunung sampai laut habis,” katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved