Kamis, 23 April 2026

Banda Aceh

Listrik di Aceh Masih Kacau, Klaim Bahlil Jadi Bahan Gunjingan

di Gampong Pango Deah, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, mengatakan sejak Minggu pagi listrik padam total

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO
LISTRIK PADAM – Jubir Pemerintah Aceh Muhammad MTA mengimbau masyarakat Aceh untuk bersabar terkait pemadaman listrik yang terjadi di Aceh, Rabu (26/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Listrik masih padam di sebagian Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Bireuen, dan Gayo Lues.
  • Fakta bertolak belakang dengan klaim Menteri Bahlil di depan Presiden Prabowo saat berkunjung ke Bireuen, Minggu siang.
  • Karena fakta yang ada tidak sesuai dengan klaim Menteri ESDM sehingga pernyataan Bahlil itu menjadi bahan gunjingan di Aceh.  

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yarmen Dinamika | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM - Listrik di sebagian wilayah Aceh pada Senin (8/12/2025) malam masih padam.

Misalnya di sebagian Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Bireuen, dan Gayo Lues.

Kenyataan itu tidak sesuai dengan klaim Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahaladia di depan Presiden Prabowo bahwa pada Minggu (7/12/2025) malam ia pastikan 97 persen wilayah Aceh listriknya sudah menyala.

Berbagai pihak di wilayah Aceh yang dihubungi Serambinews.com secara terpisah, Senin (8/12/2025) malam, sejak pukul 20.00-21.00 WIB menyatakan listrik di tempat domisilinya masih padam.

Hilmi Irsyadi (20) yang tinggal di Gampong Pango Deah, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, mengatakan sejak Minggu pagi listrik padam total di desanya hingga Senin malam, saat berita ini ditulis.

Pernyataan yang sama disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Bireuen, M Zubair MH tadi malam.

Baca juga: Bantah Klaim Bahlil Soal Kondisi Listrik Capai 93 Persen, Pemerintah Aceh: Masyarakat Kecewa

“Malam ini seluruh Bireuen gelap, karena listrik masih padam,” kata Zubair.

Dari Gayo Lues, Syarifah Aini melaporkan bahwa tadi malam pun listrik padan di sana.

Aini merupakan warga Banda Aceh yang sedang menjadi sukarelawan Psikososial Mitigation Disaster Muhammadiyah Center (MDMC) Aceh di Gayo Lues.

Karena listrik masih padam di Gayo Lues, Aini harus pergi ke Masjid Taqwa Muhammadiyah setempat untuk cari sinyal Starlink dan mandi sore.

“Untungnya di Masjid Taqwa Muhammadiyah ada genset. Tapi, dihidupkan hanya pada setiap waktu shalat saja,” ujar Aini.

Ichsan MSn, Dosen Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh melaporkan bahwa listrik juga mati di Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, tempat ia bermukim.

“Matinya sejak magrib. Nyala siang, tapi nggak sampai lima jam  mati lagi. Padahal, sudah dua hari mati,” ujar Ichsan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved