Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Utara

Aceh Utara Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir, Ayahwa Ajak Kerja Sama Semua Pihak

Pemkab Aceh Utara memperpanjang status tanggap darurat banjir dan longsor selama 14 hari ke depan.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO/Dok Pemkab Aceh Utara
TEMBUS DAERAH TERISOLIR - Bupati Aceh Utara, H Ismail A Jalil MM atau akrab disapa Ayahwa menembus daerah terisolir di kawasan Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Aceh Utara ekses banjir bandang sesuai mengadakan rapat darurat. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Aceh Utara memperpanjang status tanggap darurat banjir dan longsor selama 14 hari ke depan. 
  • Bupati Ayahwa menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar bantuan cepat dan tepat sasaran. 
  • Ia berharap dukungan pemerintah pusat untuk pemulihan infrastruktur dan perbaikan rumah warga terdampak.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pemkab Aceh Utara resmi memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor selama 14 hari ke depan, menyusul meluasnya dampak bencana yang terjadi sejak akhir November.

Perpanjangan status ini diputuskan langsung oleh Bupati Aceh Utara, H Ismail A Jalil, MM yang akrab disapa Ayahwa, dalam Rapat Evaluasi Penanganan Bencana yang digelar bersama Forkopimda dan instansi terkait di Pendopo Bupati, Senin (8/12/2025).

Rapat tersebut digelar untuk menilai efektivitas penanganan bencana selama fase awal darurat.

Sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan merata.

“Kita memastikan bantuan sampai langsung kepada masyarakat, cepat dan tepat sasaran,” ujar Ayahwa.

Sejumlah kecamatan yang masih tergenang dan terisolasi disebut menjadi prioritas, terutama wilayah yang aksesnya sulit ditembus akibat lumpur dan kerusakan jalan.

Baca juga: Pidie Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga 14 Hari ke Depan, Dana BTT Rp 7 Miliar

Ayahwa menekankan, bahwa perbaikan irigasi dan infrastruktur vital tidak bisa ditangani penuh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara karena keterbatasan kewenangan.

“Untuk irigasi kewenangan provinsi dan pusat, kami sangat berharap dukungan segera agar perbaikan bisa dilakukan,” ujarnya.

Kehadiran multi-instansi tersebut diharapkan memperkuat efektivitas penanganan bencana dalam fase perpanjangan tanggap darurat.

Menutup rapat tersebut, Bupati Ayahwa menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Pusat agar segera mengalokasikan bantuan pemulihan infrastruktur, perbaikan rumah warga, dan kebutuhan rehabilitasi jangka panjang.

“Kami sangat berharap dukungan pusat untuk percepatan perbaikan rumah warga dan infrastruktur yang rusak parah. Situasi ini membutuhkan tindakan cepat dan bersama,” tegas Ayahwa.

Baca juga: Pemerintah Aceh Bentuk Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh

Dengan perpanjangan status tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara berharap penanganan bencana dapat lebih optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi hingga kondisi kembali stabil.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved