Selasa, 28 April 2026

Banda Aceh

ASDP Layani Tiket Manual, Bantu Suplai Gas ke Banda Aceh Selama Penanganan Bencana

PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh tetap melayani masyarakat dengan sistem pembelian tiket manual di lintasan Ulee Lheue..

Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO/Sara Masroni
ACEH HEBAT 2 - Kapal Aceh Hebat 2 saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh yang direkam pada Sabtu (13/9/2025) lalu. ASDP Layani Tiket Manual, Bantu Suplai Gas ke Banda Aceh Selama Penanganan Bencana. 

 

Ringkasan Berita:
  • ASDP Banda Aceh menerapkan pembelian tiket manual di lintasan Ulee Lheue–Balohan sebagai langkah darurat akibat gangguan teknis dampak bencana, namun jadwal pelayaran tetap berjalan normal.
  • Selain melayani penumpang, ASDP juga membantu suplai gas elpiji ke Banda Aceh dengan mengangkut mobil skid tank bekerja sama dengan Pertamina dan Elnusa.
  • Sistem manual diberlakukan sementara untuk menjaga kelancaran mobilitas dan kebutuhan energi masyarakat, sambil tetap mendorong penggunaan tiket online.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh tetap melayani masyarakat dengan sistem pembelian tiket manual di lintasan Ulee Lheue–Balohan, Sabang. Kebijakan ini diberlakukan sebagai langkah kontingensi menghadapi gangguan teknis yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir akibat dampak bencana di Aceh.

General Manager (GM) ASDP Cabang Banda Aceh, Reno Yulianto menjelaskan, sistem manual menjadi solusi sementara agar pelayanan penyeberangan tidak terhenti. “Sistem pembelian tiket manual adalah kontigensi plan kita dalam menghadapi gangguan teknis seperti yang terjadi saat ini. Insya Allah selama masih ada gangguan, kita akan tetap berlakukan,” ujar Reno saat dihubungi, Selasa (9/12/2025).  

Meski menggunakan sistem manual, Reno memastikan jadwal pelayaran tetap berjalan normal. Selama Desember ini, ASDP masih melayani lintasan Ulee Lheue–Balohan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk menjaga mobilitas masyarakat Banda Aceh dan Sabang tetap lancar.  

Selain melayani penumpang, ASDP juga berperan dalam mendukung penanganan bencana dengan membantu suplai gas elpiji ke Banda Aceh. Reno menyebut pihaknya bekerja sama dengan Pertamina dan Elnusa untuk mengangkut mobil skid tank milik Pertamina dari Lhokseumawe. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.  

“Kerja sama ini penting untuk memastikan kelancaran suplai gas elpiji ke Banda Aceh. Kami berkomitmen mendukung langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan energi, terutama di masa penanganan bencana,” kata Reno.  

Baca juga: Sosok Ira Puspadewi, Eks Dirut PT ASDP Divonis 4,5 Tahun Penjara hingga Dapat Pengampunan Prabowo

Di sisi lain, ASDP tetap mendorong masyarakat untuk menggunakan layanan penjualan tiket secara online. Namun, jika mengalami kendala teknis, penumpang dapat langsung menuju pelabuhan untuk membeli tiket manual. Dengan begitu, akses penyeberangan tetap terjamin bagi semua pengguna jasa.  

Reno menegaskan, pihaknya berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang ingin menyeberang, baik dari Banda Aceh maupun dari Sabang. Kehadiran sistem manual diharapkan menjadi solusi sementara yang tidak mengurangi kenyamanan pengguna jasa.  

GM ASDP Cabang Banda Aceh itu menyampaikan, langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran transportasi laut dan mendukung kebutuhan vital masyarakat. “Di tengah situasi darurat, kehadiran layanan yang fleksibel menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kepentingan publik,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved