Selasa, 14 April 2026

Berita Nagan Raya

Nagan Raya Gelar Kenduri Blang, Bupati TRK Sebut Upaya Lestarikan Adat dan Kuatkan Pertanian

Tradisi kenduri ini menjadi simbol dimulainya musim tanam sekaligus bentuk doa bersama

Penulis: Rizwan | Editor: Subur Dani
DOK KOMINFO NAGAN RAYA
Bupati dan Wabup Nagan Raya saat menghadiri keuduri blang di Beutong, Selasa (9/12/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pemkab Nagan Raya mengelar kenduri blang atau kenduri turun ke sawah berlangsung di Bantaran Irigasi Jeuram, Gampong Lhok Seumot, Kecamatan Beutong, Selasa (9/12/2025).

Tradisi kenduri ini menjadi simbol dimulainya musim tanam sekaligus bentuk doa bersama agar hasil panen ke depan diberikan keberkahan dan melimpah.

Turut hadir Dr TR Keumangan  SH MH, Wabup Raja Sayang, Ketua DPRK Mohd Rizki Ramadhan, Plt Sekda Zulkifli dan Forkopimda, dan Kepala SKPK.

Baca juga: Bupati Nagan Raya TRK Minta Pertamina Tambah Kuota dan Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

Sebagai bagian dari prosesi adat, Abu Said Kamaruddin, pemegang amanah Keluarga Besar Abu Syaikhuna Habib Muda Seunagan, turut memimpin dan melakukan prosesi peusijuek alat-alat pertanian sebagai bentuk syukur dan pengharapan.

Bupati TRK sapaan TR Keumangan menegaskan bahwa kenduri blang merupakan warisan adat dan budaya leluhur yang harus dijaga dan dirawat.

Menurutnya, pelestarian tradisi bukan sekadar seremonial, tetapi wujud penghormatan kepada sejarah dan identitas masyarakat Nagan Raya.

“Kenduri blang ini sangat penting karena merupakan adat dan budaya yang dilakukan oleh nenek moyang kita. Salah satu cara mengembalikan marwah Nagan Raya adalah dengan menghidupkan kembali adat yang mulai ditinggalkan, termasuk kenduri blang ini,” ujar Bupati TRK.

Baca juga: Jembatan Darurat Batang Kelapa Dibangun di Beutong Ateuh Nagan Raya, Listrik Padam

Ia turut menekankan bahwa tradisi kenduri blang bukan hanya bersifat budaya, tetapi juga religius karena di dalamnya masyarakat berdoa, berzikir, dan memohon keberkahan kepada Allah SWT untuk hasil panen yang melimpah.

“Tradisi kenduri blang ini tidak hanya dirayakan sebagai warisan budaya, tetapi juga menjadi momentum memperkuat tekad kita membangun pertanian yang lebih maju, mandiri, dan modern,” tambahnya.

Bupati TRK berharap seluruh unsur pertanian mulai dari Dinas Pertanian, Keujrun Blang kabupaten hingga tingkat desa, serta para petani dapat bersinergi dan bekerja dalam satu komando demi kemajuan sektor pertanian Nagan Raya.

Baca juga: VIDEO Antrian Kendaraan Sangat Panjang di Semua SPBU Nagan Raya

“Apabila sudah perintah turun sawah, maka harus turun. Pembagian air harus merata dan teratur, tetapi tetap satu komando. Dengan doa dan harapan dalam kenduri ini, semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan bagi seluruh petani di Nagan Raya,” pungkasnya.

Plt Kadis Pertanian dan Peternakan, Nasruddin SP menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh Keujruen Blang se-Kabupaten Nagan Raya, mulai dari tingkat kecamatan, kemukiman, hingga desa.

“Semoga pelaksanaan kenduri turun sawah ini menjadi penyemangat dan dapat meningkatkan hasil panen kita ke depannya,” ujarnya.

Baca juga: Ria Ricis ke Aceh: Borong Baju & Mainan untuk Korban Banjir,Termasuk Keluarga Mantan Suami di Langsa

Pada kesempatan yang sama, Keujruen Chiek Kabupaten Nagan Raya, Razali Jala, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Nagan Raya di bawah kepemimpinan Bupati TRK dan Wakil Bupati Raja Sayang. 

Ia menegaskan komitmen seluruh Keujruen Blang untuk lebih bertanggung jawab terhadap wilayah masing-masing.

“Semoga dengan kerja sama semua pihak, para Keujruen Blang mampu mengembalikan marwah Kabupaten Nagan Raya di sektor pertanian sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” ungkap Razali Jala.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved