Banjir Landa Aceh
Digantung di Bawah Helikopter, Pertamina kirim 144 Tabung LPG Bright Gas 12 Kg ke Bener Meriah
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri beserta tim relawan Pertamina Peduli, mengawal pengiriman 144...
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Pertamina mengirim 144 tabung Bright Gas ke wilayah terisolasi di Bener Meriah dan Aceh Timur menggunakan helikopter BNPB sebagai upaya percepatan distribusi energi pascabencana.
- Pengiriman dilakukan melalui kolaborasi Pertamina, BNPB, TNI, Polri, dan berbagai pihak dengan strategi distribusi alternatif dan darurat untuk menjangkau daerah terdampak.
- Sejak 26 November, Pertamina telah menyalurkan bantuan energi dan membangun 161 posko serta 111 dapur umum.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri beserta tim relawan Pertamina Peduli, mengawal pengiriman 144 tabung LPG Bright Gas 12 kilogram (KG) ke Kabupaten Bener Meriah dan salah satu lokasi terdampak bencana di wilayah Aceh Timur, yang saat ini masih terisolir.
LPG Bright Gas dikirimkan menggunakan helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan didistribusikan dengan sling load, atau kawat kuat khusus yang digantung di bawah helikopter, bersamaan dengan Hari Ulang Tahun PT Pertamina (Persero) ke-68, Rabu (10/12/2025).
“Ini komitmen Pertamina mendukung percepatan distribusi energi di wilayah terdampak bencana dengan berbagai cara, agar masyarakat dapat beraktivitas kembali,” katanya.
Hal itu sesuai arahan Presiden Prabowo, bahwa percepatan pasokan energi di wilayah terdampak harus diupayakan semaksimal mungkin. Simon, bersama dengan puluhan relawan Pertamina, menjalankan misi kemanusiaan untuk mendukung pemulihan pasca bencana di Sumatera, baik untuk mendukung kelancaran energi maupun penyaluran bantuan kemanusiaan untuk masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan bahwa pengiriman ini juga merupakan bentuk kolaborasi erat dengan BNPB, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait bersama Perwira Pertamina.
“Di lapangan, kami tidak bekerja sendiri. Upaya mempercepat distribusi LPG ke Bener Meriah ini bisa terjadi karena gotong royong dan koordinasi yang kuat, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,"ujarnya.
Sejak bencana melanda wilayah Sumatera, Pertamina mengupayakan pendistribusian BBM dan LPG dengan strategi Alternatif dan Emergency.
Alternatif, yakni dengan melakukan alih jalur distribusi dan pasokan untuk mengatasi kendala infrastruktur jalan darat yang terdampak.
Serta, Emergency dengan mengerahkan seluruh moda transportasi baik jalur laut dan udara untuk menjangkau wilayah terdampak bencana, terutama untuk wilayah terisolasi.
“Salah satunya pengiriman Solar dan LPG menggunakan pesawat perintis charter ke Kabupaten Benar Meriah, serta melalui jalur laut untuk wilayah Sibolga,” ujarnya.
Sejak 26 November hingga 10 Desember 2025, Pertamina telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak. Sebanyak 161 Posko Pertamina Peduli dan 111 dapur umum, telah terbangun.
Pihaknya kini telah menyalurkan bantuan energi, baik untuk kebutuhan dapur umum, maupun dukungan bagi kendaraan operasional seperti alat berat pembuka akses jalan terdampak, mobil kesehatan, hingga kelistrikan. Di antaranya 327 tabung Bright Gas, 26 kiloliter (KL) Dexlite dan Pertamax, serta 120 KL Avtur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengiriman-144-tabung-LPG-Bright-Gas-12-kilogram-ke-BM.jpg)