Banda Aceh
Terima Masukan Percepatan Reformasi Polri di USK, Menko Yusril: Akan Kita Rangkum Semua
Komisi Percepatan Reformasi Polri melakukan publik hearing bersama para civitas akademika USK, UIN, para tokoh masyarakat dan LSM di...
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar publik hearing di USK bersama akademisi, tokoh masyarakat, dan LSM untuk menghimpun masukan dan kritik terkait perbaikan lembaga kepolisian.
- Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra dan eks Kapolri Idham Aziz memimpin forum, hasilnya akan dirangkum dan dilaporkan kepada Presiden pada akhir Januari.
- Kegiatan serupa juga dilakukan di berbagai daerah sebagai upaya menjaring aspirasi nasional dalam proses reformasi kepolisian.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komisi Percepatan Reformasi Polri melakukan publik hearing bersama para civitas akademika USK, UIN, para tokoh masyarakat dan LSM di Universitas Syiah Kuala (USK), Kamis (11/12/2025).
Publik hearing tersebut diisi langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra dan Eks Kapolri yang juga Anggota Komisi Reformasi Percepatan Polri, Idham Aziz.
Menko Kumham Imipas yang juga Komisioner Komisi Reformasi Polri, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan, publik hearing itu bertujuan untuk memperbaiki lembaga kepolisian agar lebih baik dimasa mendatang.
“Dalam pertemuan ini bukan hanya syarat dan masukan yang kita terima, tapi kritik-kritik yang tajam juga dialamatkan kepada lembaga kepolisian,” kata Yusril kepada wartawan.
Nantinya masukan tersebut akan dirangkum guna dibawa ke rapat pleno dari Komisi Reformasi Percepatan Polri. Nantinya kata Yusril, komisi akan menyampaikan laporannya kepada presiden pada akhir bulan Januari yang akan datang.
“Kita ucapkan terimakasih bapak rektor USK yang memungkinkan acara ini terselenggara dengan sebaik baiknya,” ucapnya.
Ia juga mengucapkan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas musibah bencana alam yang melanda Aceh.
Dikatakan, pada musibah bencana alam yang begitu banyak korban dan kerusakan infrastruktur.
Selain di Aceh kata Yusril, disaat bersamaan juga, Mantan Menkopolhukam, Mahfud MD juga melakukan pertemuan dengan para akademisi dan tokoh-tokoh masyarakat Sumatera Utara di Medan.
“Publik Hearing ini juga kita laksanakan di Jogja, Surabaya, Makassar dan Ambon. Ada banyak masukan yang kita terima,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Yusril-Ihza-Mahendra-bersama-Idham-Aziz-di-USK.jpg)