Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Aceh Singkil

Hari Antikorupsi, Kejari Aceh Singkil Lakukan Penyuluhan Hukum ke Sekolah 

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Subulussalam, Delfiandi mengatakan korupsi adalah salah satu penyebab utama mengapa kekayaan negara tidak

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA - Kasie Intel Kejari Subulussalam Delfiandi, saat memberikan penyuluhan hukum di SMA Plus Muhammadiyah dalam rangka peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Kamis (11/12/2025). FOTO/KEJARI SUBULUSSALAM 
Ringkasan Berita:
  • Kejari Subulussalam menggelar penyuluhan hukum di SMA Plus Muhammadiyah dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia 2025.
  • Kasi Intelijen Delfiandi menegaskan korupsi merugikan rakyat, menghambat pembangunan, dan harus dilawan bersama.
  • Generasi muda diimbau menjadi pribadi jujur dan berani menolak kecurangan di sekolah maupun masyarakat.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam 

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Subulussalam melalui Bidang Intelijen melakukan penyuluhan hukum di SMA Plus Muhammadiyah setempat, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Subulussalam, Delfiandi mengatakan korupsi adalah salah satu penyebab utama mengapa kekayaan negara tidak kembali kepada rakyat.

Korupsi bukan hanya soal mengambil uang negara, tetapi juga merugikan masyarakat, menghambat pembangunan, dan mengurangi kesempatan untuk maju. 

"Karena itu, peringatan Hari Antikorupsi Sedunia harus membuat kita semua lebih sadar bahwa korupsi adalah musuh bersama," ujarnya.

Generasi muda, termasuk siswa SMA sebutnya, punya peran penting dalam menjaga masa depan bangsa. 

Baca juga: Detik-detik Siswi SD Bunuh Ibu Kandung di Medan, Korban Alami Luka Tusuk di Sekujur Tubuh

"Anak muda harus menjadi pribadi yang jujur, kritis, dan berani mengatakan yang benar," tukasnya. 

Oleh karena itu ia berharap pelajar mampu membedakan mana tindakan yang baik dan mana yang menyimpang, serta berani menolak segala bentuk kecurangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved