Kamis, 23 April 2026

Banjir di Aceh Tamiang

UKM Pramuka Unigha Terobos Genangan Lumpur Serahkan Bantuan ke Tamiang

Penyaluran bantuan dilakukan melalui perjalanan sangat berat, karena truk yang mengangkut bantuan terhenti akibat jalur

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
SERAHKAN BANTUAN : UKM Pramuka Unigha Sigli berfoto bersama setelah menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Minggu (8/12/2025). FOR SERAMBINEWS.COM 

Ringkasan Berita:
  • UKM Pramuka Unigha harus melewati genangan lumpur saat antar bantuan ke Aceh Tamiang.
  • Bantuan yang disalurkan tidak banyak, hendaknya bantuan itu mampu membantu meringankan beban korban banjir.
  • Pengakuan salah satu warga sebagai korban banjir bernama Mawardi yang tinggal di sungai liput, air hampir setinggi 10 meter

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia

Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Unit Kegiatan Mahasiswa atau UKM Pramuka Universitas Jabal Ghafur atau Unigha Sigli menyalurkan  2 ton bantuan untuk korban banjir bandang  di Aceh Tamiang. Minggu (8/12/2025).

Penyaluran bantuan dilakukan melalui perjalanan sangat berat, karena truk yang mengangkut bantuan terhenti akibat jalur penyebrangan di Kuta Blang, Bireuen masih putus. 

Selain itu, UKM Pramuka Unigha harus melewati genangan lumpur saat memasuki Aceh Tamiang.

" Bantuan yang disalurkan, berupa pakaian layak pakai, beras, air mineral, mi instan, peralatan pakaian bayi dan makanan siap saji. Bantuan itu hasil penggalangan Unit Kegiatan Mahasiswa Pramuka Jabal Ghafur di Kabupaten Pidie," kata Koordinator Lapangan 'Zulfahmi, kepada Serambinews.com, Jumat (12/12/2025).

Dijelaskan, perjalanan membawa bantuan ke Aceh tamiang membutuhkan waktu satu hari.

Sebab, perjalanan sedikit terhambat di jembatan Kuta Blang, Bireuen, akibat harus penyebrangan menggunakan boat warga. 

Baca juga: Puluhan SD  Terendam Lumpur Banjir, Disdikbud Pidie Siasati Pelaksanaan Ujian

Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak banyak, hendaknya bantuan itu mampu membantu meringankan beban korban banjir.

"Semoga bantuan itu menjadi amal ibadah bagi teman-teman UKM Pramuka Unigha dan Masyarakat Pidie," ungkapnya. 

Unit Kegiatan Mahasiswa Pramuka  Unigha Sigli, T Munirul Akbar SP, mengatakan, kejadian banjir bandang menerjang rumah warga, yang terjadi di Aceh Tamiang dengan ketinggian air hampir 10 meter. 

" Pengakuan salah satu warga sebagai korban banjir bernama Mawardi yang tinggal di sungai liput, air hampir setinggi 10 meter," kata T Munirul Akbar.  

Di sisi lain, sebutnya, untuk nantuan sembako tersebut disalurkan langsung ke lokasi yang terdampak.

UKM Pramuka Unigha juga berinteraksi dengan memberikan semangat sebagai bentuk kepedulian kepada korban banjir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved