Sabtu, 18 April 2026

Banjir Landa Aceh

Tiga Kali Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh Tidak Menjawab Tuntutan Warga

“Idealnya, dalam situasi separah ini, Presiden membuka kantor sementara di Aceh. Itu akan memaksa seluruh aparatur bekerja lebih maksimal,"

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/HANDOVER
Risman Rachman, warga Aceh, mengkritik kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh 

Presiden memang hadir tiga kali, bercengkrama dengan anak-anak, makan bersama pengungsi, bahkan menyebut tongkat Nabi Musa. 

Itu menyentuh hati, tapi menjamin angka kematian tidak bertambah lagi.

“Yang dibutuhkan rakyat Aceh aksi kongkrit. Bukan sekadar simbol,” tegasnya.

Ia menambahkan, paling penting rakyat Aceh bisa melihat negara hadir.

Dan itu bisa dilihat dari terjunnya tim khusus dan alat-alat khusus yang dibayar dan dibeli dengan uang rakyat, bekerja secara masif di lokasi-lokasi terpapar bencana. 

“Apa yang sudah dikerahkan seperti yang disampaikan Presiden memang diakui adanya tapi itu belum menggambarkan setengah dari kekuatan yang dimiliki negara untuk melindungi warganya,” sebut Risman lagi. 

Risman menyerukan agar Pusat dan daerah mengambil langkah yang lebih tegas, sistemik, dan berorientasi pada keselamatan serta pemulihan dasar serta cepat. 

“Bukan sekadar motivasi, tapi tindakan nyata” pungkasnya.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Baca dan Ikuti Berita Serambinews.com di GOOGLE NEWS 

Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved