Kamis, 16 April 2026

Banjir di Bireuen

Kisah Nek Basyariah yang Kehilangan Rumah, Disambangi Istri Wagub Aceh

Suaranya lirih ketika menceritakan bagaimana rumah permanen bantuan dana desa itu hancur seketika.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Mengadu - Nek Basyariah, Jumat (12/12/2025) mengadu langsung kepada Ny Mukarramah, istri wakil gubernur Aceh tentang rumah bantuan diterimanya hancur diterjang banjir bandang. SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS 

 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Suasana haru menyelimuti Dusun Pasi, Desa Alue Kuta, Jangka, Bireuen, saat istri Wakil Gubernur Aceh, Ny Mukarramah Fadhlullah, datang menjenguk para pengungsi banjir usai salat Jumat (12/12/2025). 

Di antara para ibu yang berkumpul, seorang perempuan lanjut usia, Nek Basyariah, tampak paling terpukul. Rumah yang baru dua bulan ia tempati bersama suami dan anaknya kini rata dengan tanah, tersapu banjir bandang.

Dengan langkah perlahan, Nek Basyariah mendekat kepada Ny Mukarramah. 

Suaranya lirih ketika menceritakan bagaimana rumah permanen bantuan dana desa itu hancur seketika. Atapnya berserakan, dindingnya hilang, dan seluruh isi rumah tak tersisa. 

“Baru dua bulan kami tempati, sudah hancur,” ucapnya, menahan sedih.

Ny Mukarramah mendengarkan dengan penuh perhatian. Sesekali ia menggenggam tangan Nek Basyariah, mencoba memberi kekuatan. 

Baca juga: 695 ASN Gotong-Royong PascaBanjir, Bupati Sarjani Turun Langsung Pantau Lokasi 

Ia kemudian meminta keuchik setempat untuk menyiapkan permohonan bantuan bagi seluruh korban yang rumahnya rusak berat. 

“Sabar buk ya. Banyak daerah juga mengalami hal serupa. Jangan terlalu sedih, nanti jatuh sakit,” ujarnya lembut.

Dari pantauan di lokasi, bukan hanya rumah Nek Basyariah yang hilang. Belasan rumah lain di kawasan itu juga rusak parah, bahkan sebagian tak berbekas karena digerus derasnya air. 

Area yang dulunya permukiman kini berubah menjadi alur sungai baru.

Kunjungan Ny Mukarramah menjadi sedikit penghibur bagi para pengungsi, terutama bagi para ibu yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. 

Di tengah duka yang masih terasa, kehadiran dan perhatian itu memberi harapan bahwa pemulihan akan segera datang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved