Kamis, 23 April 2026

Pidie Jaya

Tiga Pekan Listrik Hidup Mati Pasca Banjir di Pidie Jaya, Begini Respon Wabup Hasan Basri

Padamnya listrik juga sangat berdampak pada aktivitas UMKM sangat terganggu. Sebagian harus tutup karena tidak mampu

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Muhammad Nazar
Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, memberikan keterangan listik hidup mati di Pidie Jaya pascabanjir, yang ditemui di Posko Utama Komplek Kantor Bupati Pidie Jaya, Selasa (16/12/2025). SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR 

Padamnya listrik juga sangat berdampak pada aktivitas UMKM sangat terganggu. Sebagian harus tutup karena tidak mampu


Laporan Wartawan Serambi Indonesia

Muhammad Nazar I Pidie


SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Hingga tiga pekan terakhir ini, listrik di Kabupaten Pidie Jaya hidup mati, pascabanjir bandang meluluhlantakkan Bumi Japakeh, Rabu 26 November 2025.

Akibatnya aktivitas masyarakat, terutama di lokasi pengungsian sangat menyedihkan. 

Karena lokasi pengungsian gelap gulita, sehingga mengganggu warga yang sakit.

Data BPBD Pidie Jaya mencatat 15.238 jiwa warga mengungsi, yang menyebar di lima titik pengungsian.

Adalah Kecamatan Meureudue, Meurah Dua, Ulim, Bandar Dua dan Panteraja. 

Untuk warga yang hilang terseret banjir bandang berjumlah 30 orang di Pidie Jaya

Padamnya listrik juga sangat berdampak pada aktivitas UMKM sangat terganggu. Sebagian harus tutup karena tidak mampu membeli genset.

Baca juga: Wajar Wali Nanggroe Kecewa

"Listrik itu merupakan urat nadi bagi kami untuk bisa bergerak jika adanya keluhan korban benjana banjir. Juga tidak bisa bermunikasi," kata Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, yang ditemui di Posko Utama Komplek Kantor Bupati Pidie Jaya, Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, dengan listrik mati, maka telkomsel pun ikut mati. 

Akibatnya komunikasi terputus saat melakukan koordinasi dalam penanganan pascabanjir.

Baik koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten ikut terganggu. Tak hanya itu, kata Hasan, saat koordinasi di lapangan dengan SKPK sedikit susah. 

" Untuk itu, kita harapkan kepada Bapak Mentri ESDM Bahlil Bahadalia dan Direktur PLN membantu Pidie Jaya berdampak banjir menjadi prioritas hidup listrik," kata Wabup Hasan Basri. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved