Berita Aceh Tenggara
Ditutupi Dedaunan Berjatuhan Hingga Berlumut, Jalan Nasional Agara - Galus Licin & Rawan Kecelakaan
Ruas jalan nasional di Desa Aunan Sepakat, Desa Ketambe dan sekitarnya Kecamatan Ketambe Aceh Tenggara menghubungkan ke Gayo Lues, (Galus)
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Ruas jalan nasional di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, yang menghubungkan ke Gayo Lues dan Sumatera Utara dinilai rawan kecelakaan akibat jalan licin dipenuhi dedaunan dan ranting pepohonan.
- Musim hujan menyebabkan dedaunan membusuk dan berlumut, terutama di jalur turunan tajam kawasan TNGL, sehingga membahayakan pengendara.
- Warga dan pemuda setempat mendesak pihak terkait segera membersihkan jalan agar lebih aman, terawat, dan mencegah kerusakan serta kecelakaan lalu lintas.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Asnawi Luwi|Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Ruas jalan nasional di Desa Aunan Sepakat, Desa Ketambe dan sekitarnya Kecamatan Ketambe Aceh Tenggara menghubungkan ke Gayo Lues, (Galus) rawan terjadi kecelakaan.
Pasalnya, jalan berlumut dan licin akibat dedaunan dan ranting pepohonan berserakan di jalan raya nasional milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh.
Salah Seorang Pengendara Sepeda Motor, Denny Affaldi, mengatakan jalan nasional di Ketambe dan desa-desa lainnya di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser atau TNGL berserakan ranting dan dedaunan.
Kondisi ini membahayakan sekali bagi pengendara sepeda motor maupun jenis lainnya.
Karena musim penghujan dedaunan itu membusuk dan menimbulkan jalan berlumut hingga licin.
Seharusnya, dedaunan dan ranting yang menutupi jalan raya Nasional Agara menghubungkan ke Gayo Lues dan Sumatera Utara itudibersihkan agar jalan terawat dan tidak licin.
Baca juga: Banjir Susulan Terjang Indra Makmu Aceh Timur, 320 Jiwa Terdampak
"Kendaraan bermotor yang melintas harus hati-hati, karena jalan dari arah Gayo Lues menuju Kutacane turunan tajam.
Kondisi ini membahayakan karena di sepanjang jalan raya nasional di kawasan TNGL berserakan dedaunan hingga membusuk dan berlumut.
Akibatnya jalan Nasional itu menjadi licin dan membahayakan bagi pengendara, karena bisa tergelincir,"ujar Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Dahrinsyah kepada Serambinews.com, Rabu (17/12/2025).
Menurutnya, kondisi jalan nasional di kawasan Ketambe itu sudah bertahun-tahun dedaunan kayu menutupi jalan.
"Ini harus segera dibersihkan agar jalan tidak menjadi licin dan terawat. Sebab, kalau jalan tergenang air maka kualitas jalan akan berpengaruh dan mudah berlubang," katanya.
Pantauan Serambinews.com di lapangan, jalan Nasional Ketambe Aceh Tenggara menghubungkan ke Sumatera Utara itu ditutupi dedaunan dan ranting kayu.
Baca juga: VIDEO - DARURAT Cuaca Ekstrim di Indonesia! Banjir Hingga Tornado Terjadi pada Desember 2025
Jalan di musim penghujan menjadi licin, karena berlumut. Kondisi ini tentunya rawan terjadi kecelakaan berlalu lintas, apalagi jalan nasional itu turunan tajam. (*)
| 13 Rumah di Aceh Tenggara Terbakar |
|
|---|
| Polisi Ringkus Pembunuh Bocah Sahila, Pelaku Merupakan Tetangga Korban |
|
|---|
| Banjir Bandang Rusak 26 Rumah |
|
|---|
| Pulihkan Akses Vital, TNI dan Warga Bersinergi Bangun Jembatan Gantung di Aceh Tenggara |
|
|---|
| Sekwil DPW PKB Aceh Ingatkan Kader PKB Jadi Jembatan Politik dan Aspirasi bagi Semua Kalangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jalan-licin-17122025.jpg)