Banjir Landa Aceh
Jusuf Kalla Tinjau Banjir Aceh Utara, Sebut Dampaknya Lebih Luas dari Tsunami
Dalam kunjungannya, JK melihat kondisi rumah warga yang sebagian hancur dan sebagian lainnya dipenuhi lumpur serta pasir sisa banjir.
Ringkasan Berita:
- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (19/12/2025).
- Dalam kunjungannya, JK melihat kondisi rumah warga yang sebagian hancur dan sebagian lainnya dipenuhi lumpur serta pasir sisa banjir.
- Menurutnya, dari sisi kerusakan bangunan, dampak banjir kali ini tidak separah tsunami yang pernah melanda Aceh.
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (19/12/2025).
Dalam kunjungannya, JK melihat kondisi rumah warga yang sebagian hancur dan sebagian lainnya dipenuhi lumpur serta pasir sisa banjir.
Menurutnya, dari sisi kerusakan bangunan, dampak banjir kali ini tidak separah tsunami yang pernah melanda Aceh.
“Kalau tsunami dulu, semua rumah hancur. Sekarang tidak semua rumah hancur, tetapi banyak yang dipenuhi lumpur dan pasir,” ujar JK saat meninjau lokasi, didampingi Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil serta sejumlah pejabat PMI.
Meski demikian, JK menilai dari sisi luas wilayah terdampak, banjir kali ini justru lebih parah dibandingkan tsunami.
Banjir melanda banyak wilayah dan memengaruhi kehidupan masyarakat secara luas.
Selain meninjau permukiman warga, JK juga mengunjungi masjid serta lokasi pengungsian korban banjir di Aceh Utara.
Baca juga: Kondisi Terkini Listrik di Aceh Timur, 27 Desa Lagi Masih Padam
PMI Gelar Operasi Kemanusiaan
JK menyampaikan bahwa PMI telah menggelar operasi kemanusiaan di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh sejak 27 November 2025 hingga saat ini.
“PMI menyiapkan bahan makanan, logistik, pengobatan gratis, serta penyediaan air bersih bagi para korban banjir,” katanya.
Puluhan Ribu Warga Mengungsi
Sebelumnya dilaporkan, hingga saat ini sebanyak 71.637 warga terdampak banjir masih bertahan di 226 titik pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah.
Selain merusak permukiman, banjir juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur pertanian.
Sebanyak 12 daerah irigasi utama dilaporkan rusak, sementara delapan daerah irigasi tersier juga terdampak.
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hibah dana TKD untuk daerah bencana di Aceh |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-PMI-Muhammad-Jusuf-Kalla-JK-meninjau-Desa-Bungkah-Kabupaten-Aceh-Utara.jpg)