Jumat, 24 April 2026

Berita Pidie Jaya

Bupati Pidie Jaya Bentuk 48 Tim Khusus untuk Data Rumah Rusak Dampak Banjir

Pendataan itu sebagai dasar persiapan pembangunan hunian sementara atau huntara bagi masyarakat terdampak

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Subur Dani
Serambinews.com/Muhammad Nazar
BENTUK TIM : Rumah warga di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya tertimbun tanah lumpur banjir bandang. Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi telah membentu tim khusus untuk mendata rumah rusak dampak banjir. SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR 

Ia menyebutkan, untuk memastikan keadilan, tim juga melakukan klasifikasi kondisi rumah, termasuk rumah milik pribadi, rumah sewa dan rumah yang ditempati bersama keluarga lain. 

"Satu rumah hanya didata untuk satu kepala keluarga penerima bantuan hunian. Seluruh data dihimpun dalam formulir resmi dan disusun dalam berkas khusus per rumah terdampak," ujarnya. 

Kata Bupati Pidie Jaya, pendataan rimah rusak bukan hanya untuk keperluan administrasi, melainkan sebagai fondasi utama pembangunan huntara dan huntap.

“Pemerintah memastikan tidak ada masyarakat terdampak yang terabaikan. Semua data harus jelas dan sah hingga mampu dipertanggungjawabkan,” tegasnya.(*)


Ia menambahkan, keseriusan dan kinerja nyata dalam percepatan penanganan pascabencana, sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terhadap pembangunan huntara  dilaksanakan secara profesional, transparan dan berpihak kepada korban banjir dan longsor. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved