Rabu, 29 April 2026

Berita Subulussalam

Kejari Subulussalam Peringati Hari Ibu, Begini Kisah Lahirnya Mother's Day

Kejari Subulussalam menggelar upacara Hari Ibu ke-97 dengan Kajari Andie Saputra sebagai inspektur.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
PERINGATAN HARI IBU - Kajari Subulussalam, Andie Saputra, SH, CRMO menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 di Kejaksaan setempat, Senin (22/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Kejari Subulussalam menggelar upacara Hari Ibu ke-97 dengan Kajari Andie Saputra sebagai inspektur.
  • Sambutan Menteri PPPA menegaskan Hari Ibu sebagai penghargaan atas perjuangan perempuan sejak Kongres 1928.
  • Tahun ini bertema Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045, menekankan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi | Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Subulussalam menggelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97 yang jatuh pada Senin (22/12/2025).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Subulussalam, Andie Saputra, SH, CRMO.

Dalam kesempatan itu, Kajari membacakan sambutan tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifah Fauzi.

Menurutnya, peringatan Hari Ibu setiap 22 Desember merupakan wujud penghargaan Bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan. 

Peringatan ini bukan sekadar seremonial dan bukan pula perayaan mother’s day sebagaimana dipahami di beberapa budaya, namun merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya. 

Sejarah Hari Ibu berakar pada Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta, yang menjadi momentum lahirnya gerakan perempuan secara nasional.

Baca juga: 80 Ucapan Selamat Hari Ibu yang Menyentuh, Singkat dan Penuh Makna, Tersedia Dalam Bahasa Inggris

Melalui kongres tersebut, perempuan Indonesia berkumpul, bersuara, dan menetapkan arah perjuangan bersama. 

Komitmen para perempuan pejuang kala itu mengantarkan Indonesia pada tonggak penting yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. 

"Sejak itu, hari ini menjadi pengingat bahwa perempuan telah, sedang, dan akan terus menjadi bagian strategis dalam pembangunan bangsa," ujarnya. 

Disebutkan, dalam lintasan sejarah bangsa ini, perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan, menggerakkan inovasi, memperjuangkan keadilan, dan menguatkan nilai-nilai kemanusiaan. 

Meski menghadapi berbagai tantangan, beban ganda, stigma, minimnya akses, serta kekerasan berbasis gender, perempuan tidak pernah berhenti berjuang.

Dengan ketangguhan, kreativitas, dan daya juang, perempuan terus menunjukkan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan.

Baca juga: 17 Link Unduh Twibbon Untuk Ucapan Hari Ibu 2025, Bisa Digunakan Untuk Kartu Ucapan Selamat Hari Ibu

Tahun 2025 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia mengusung tema Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved