Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Istri Donorkan Ginjal ke Suami, RSUDZA Berhasil Lakukan Operasi

"Kita berharap pendampingan dapat dilakukan hingga ke tujuh mengingat sempat vakum karena Covid-19." HANIF, Plt Direktur RSUDZA Banda Aceh

Tayang:
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE SERAMBI KUTARAJA EDISI SELASA 20251223 
Ringkasan Berita:
  • Tim RSUDZA Banda Aceh, didampingi Tim RSUP dr Cipto Mangunkusumo Jakarta, berhasil melaksanakan transplantasi ginjal pasangan suami istri di rumah sakit tersebut.
  • Sang istri dengan cinta rela memberikan sebuah ginjalnya untuk sang suami yang sedang menderita sakit
  • Pemerintah Aceh berkomitmen untuk meningkatkan berbagai fasilitas guna memberikan layanan kesehatan terbaik kepada masyarakat di Tanah Rencong.

"Kita berharap pendampingan dapat dilakukan hingga ke tujuh mengingat sempat vakum karena Covid-19." HANIF, Plt Direktur RSUDZA Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim dokter Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, didampingi Tim RSUP dr Cipto Mangunkusumo Jakarta, berhasil melaksanakan transplantasi ginjal pasangan suami istri di rumah sakit tersebut.

Sang istri rela memberikan sebuah ginjalnya untuk sang suami yang sedang menderita sakit.

"Alhamdulillah berdasarkan laporan langsung dari tim dokter tindakan transplantasi ginjal keenam di RSUDZA berjalan dengan lancar," kata Plt Direktur RSUDZA, dr Hanif, Senin (22/12/2025).

Di sela-sela kegiatan proctorship transplantasi ginjal tim dokter RSUDZA bersama Tim RSUP dr Cipto Mangunkusumo, Hanif menjelaskan, transplantasi ginjal di RSUDZA telah dimulai sejak 2016. "Cangkok ginjal keenam yang kita lakukan ini merupakan pasangan suami istri. Di mana istri mendonorkan ginjal ke suaminya yang mengalami gagal ginjal," katanya.

Pihaknya berharap dengan lancarnya operasi tersebut proses pemulihan pasangan suami istri tersebut berjalan dengan baik. "Kita juga berharap dengan keberhasilan transplantasi ginjal yang dilakukan oleh tim dokter RSUDZA didampingi Tim RSUP dr Cipto Mangunkusumo dapat segera mandiri," katanya.

Anggota Tim Transplantasi Ginjal yang juga Guru Besar Nefrologi RSUDZA-FK USK Prof dr Maimun Syukri mengatakan untuk pelaksanaan cangkok ginjal di lakukan oleh tim dokter yang kompeten yang telah berlangsung sejak 2016.

Ia mengatakan, untuk alat pendukung termasuk tim dokter sudah sangat mumpuni dalam pelaksanaan cangkok ginjal. "Kita berharap pendampingan dapat dilakukan hingga ke tujuh mengingat sempat vakum karena Covid-19," kata dr Hanif.

Menurutnya, setelah pelaksanaan transplantasi ginjal ke tujuh yang direncanakan Maret 2026 akan turun Tim Cangkok Nasional (TKN) guna mengevaluasi kelayakan rumah sakit untuk melaksanakan transplantasi ginjal secara mandiri.

Ia berharap, setelah transplantasi ketujuh nantinya RSUDZA dapat melakukan secara mandiri dalam melaksanakan cangkok ginjal. Ia menambahkan, keberhasilan cangkok ginjal tersebut juga tidak terlepas dari dukungan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Aceh, manajemen rumah sakit.

Sementara Asisten I Setda Aceh, Syakir, mengatakan, Pemerintah Aceh berkomitmen untuk meningkatkan berbagai fasilitas guna memberikan layanan kesehatan terbaik kepada masyarakat di Tanah Rencong.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Tim dokter Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUDZA) didampingi Tim RSUP dr Cipto Mangunkusumo di tengah masa tanggap darurat berhasil melaksanakan transplantasi ginjal pasangan suami istri," katanya dalam kegiatan yang turut dihadiri Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Azhar Jaya.(ant/rn)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved