Minggu, 3 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Emas di Aceh Timur Kembali Mengkilap, Harga per Mayam Terus Merangkak Naik

Harga emas di Aceh Timur kembali mengalami kenaikan signifikan, baik untuk emas perhiasan maupun logam mulia (LM).

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Amirullah
Serambinews.com/Maulidi Alfata
Mansur penjual emas di Toko Tiara Idi Rayeuk, saat melayani pembeli emas, pada Rabu (24/12/2025). 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Harga emas di Aceh Timur kembali mengalami kenaikan signifikan, baik untuk emas perhiasan maupun logam mulia (LM).

Pergerakan harga emas pada Rabu (24/12/2025) bahkan menembus angka yang dinilai cukup fantastis.

Adi, penjual emas di Toko Tiara Idi Rayeuk, menyebutkan bahwa tren kenaikan harga emas lokal sejalan dengan lonjakan harga emas dunia yang terus mencetak rekor baru.

“Harga emas lokal mengikuti emas dunia yang saat ini sedang naik semuanya, mulai dari emas perhiasan hingga logam mulia,” ujar Adi.

Untuk emas perhiasan, emas tipe 99 yang sebelumnya dijual seharga Rp 7.800.000 per mayam, kini naik menjadi Rp 7.850.000 per mayam.

Sementara itu, emas tipe A juga mengalami kenaikan dari Rp 7.500.000 menjadi Rp 7.550.000 per mayam.

Kenaikan juga terjadi pada emas logam mulia. Harga emas batangan lokal masih bertahan di angka Rp 2.407.000 per gram. Adapun harga emas Antam melonjak dari Rp 2.561.000 menjadi Rp 2.590.000 per gram.

Baca juga: Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025: Panduan Lengkap Status Penerima hingga Dana Cair

Baca juga: Purbaya Tegaskan Pencairan Dana Desa Tetap Sesuai Aturan, Santai Hadapi Protes Kades

Berdasarkan pantauan Bloomberg Market pada Rabu (24/12/2025), harga emas dunia kembali mencetak rekor terbaru.

Di pasar spot, harga emas ditutup pada level US$ 4.503,5 per troy ons, naik sekitar 1,32 persen dibandingkan harga sebelumnya yang berada di US$ 4.444,83 per troy ons.

Dalam sepekan terakhir, harga emas tercatat meningkat 4,68 persen, sementara dalam rentang satu bulan terakhir, kenaikannya mencapai 8,94 persen.

Kenaikan harga emas ini dipicu oleh dua faktor utama, yakni memanasnya dinamika geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela, termasuk pemblokiran tanker minyak oleh AS.

Selain itu, pasar juga merespons perkiraan Federal Reserve atau bank sentral AS yang akan kembali melakukan pelonggaran moneter pada tahun 2026 mendatang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved