Jumat, 24 April 2026

INFO BPJN Aceh

BPJN Aceh Bersihkan Material Sisa Banjir Bandang di Lampahan Bener Meriah

Melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Aceh, pembersihan difokuskan di jalan lintas Bireuen - Takengon di kawasan

Editor: IKL
for serambinews
PEMBERSISAHAN JALAN - BPJN Aceh Bersihkan Material Sisa Banjir Bandang di Lampahan Bener Meriah 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia
Bustami | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Pasca-pulihnya akses jalan nasional Bireuen-Takengon, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bergerak cepat menangani sisa-sisa material banjir bandang dan tanah longsor yang masih menumpuk di bahu jalan.

Melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Aceh, pembersihan difokuskan di jalan lintas Bireuen - Takengon di kawasan Kampung Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (24/12/2025).

Material berupa lumpur pekat, bongkahan kayu, hingga batu besar yang sebelumnya sempat melumpuhkan arus transportasi kini mulai disingkirkan.

BPJN Aceh mengerahkan sejumlah alat berat untuk mempercepat proses normalisasi jalur utama tersebut.

Kasatker PJN Aceh Wilayah III, Azis, menjelaskan bahwa tumpukan material akibat bencana hidrometeorologi di wilayah Lampahan saat ini sedang dalam proses pembersihan total.

"Kami telah mengirimkan sejumlah alat berat ke Lampahan untuk membersihkan material yang menumpuk di sepanjang lintasan tersebut," ujar Azis kepada Serambinews.com.

Baca juga: Tak Lagi Terisolasi, BPJN Aceh Pastikan Akses Menuju Takengon Kembali Pulih

Azis menegaskan bahwa prioritas utama tim di lapangan saat ini adalah memastikan jalur logistik dan akses transportasi masyarakat kembali aman dan nyaman untuk dilalui.

"Kami bekerja secara maraton, mulai dari penyambungan jalan yang putus hingga pembersihan sisa material yang menggunung di pinggir jalan," ungkapnya.

Meski saat ini lintas nasional Bireuen-Takengon sudah mulai bisa dilalui, petugas di lapangan masih memberlakukan sistem buka-tutup di beberapa titik guna kelancaran pengerjaan.

Baca juga: Alhamdulillah, Akses Jalan Nasional Bireuen-Bener Meriah Mulai Terbuka, Berlaku Sistem Buka-Tutup

Azis pun mengimbau para pengendara untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah pegunungan tersebut.

"Kami meminta masyarakat tetap berhati-hati karena kondisi tanah di lereng jalan masih labil akibat curah hujan yang belum sepenuhnya mereda," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved