Banjir Susulan di Pijay
Air Sungai Meluap, Banjir Kembali Kepung Pidie Jaya, Warga Panik Berlarian
Puluhan gampong di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (24/12/2025), kembali dikepung banjir akibat hujan yang masih mengguyur Bumi Japakeh julukan Pidie Jaya.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:• Puluhan gampong di Pidie Jaya banjir lagi, Rabu (24/12/2025), akibat hujan deras yang menyebabkan DAS Krueng Meureudu, Krueng Kiran, dan Krueng Jeulanga meluap.• Banjir terjadi di Kecamatan Meureudu, Meurah Dua, dan Bandar Dua dengan ketinggian air sekitar 30–50 cm, membuat warga panik karena trauma banjir bandang November 2025.• BPBD Pidie Jaya menerima laporan sejumlah gampong kembali tergenang dan mengimbau kewaspadaan karena hujan masih turun dan berpotensi memicu banjir susulan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Puluhan gampong di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (24/12/2025), kembali dikepung banjir akibat hujan yang masih mengguyur Bumi Japakeh julukan Pidie Jaya.
Curah hujan tinggi menyebabkan dasar aliran sungai atau DAS meluap menerjang permukiman penduduk.
Berdasarkan informasi didapat Serambinews.com, Rabu (24/12/2025), saat ini banjir terjadi di sebagian gampong di Kecamatan Meureudu, Meurah Dua dan Bandar Dua (Ulee Gle), akibat hujan hingga meluap DAS sejak pukul 15.30 WIB.
Sementara DAS yang meluap adalah Krueng Meureudu, Krueng Kiran, dan Krueng Jeulanga.
"Gampong di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua kembali banjir, dengan ketinggian sekira 30-50 Cm," kata Abdullah Gani, warga Pidie Jaya yang melaporkan kepada Serambinews.com, Rabu (24/12/2025)
Keuchik Blang Awe, Masykur, kepada Serambinews.com, Rabu (24/12/2025) mengatakan, warga Gampong Blang Awe sempat panik hingga berlarian saat permukaan aliran DAS Meureudue meningkat.
Baca juga: Tiga Sungai Meluap, Bireuen Banjir Lagi
Dikatakan, meningkatnya DAS Meureudue, menyusul hujan yang turun menerus sejak sore hari.
Namun, saat ini air sungai telah surut, tapi hujan masih turun. Dikhawatirkan jika hujan tidak berhenti, maka Blang Awe bisa banjir lagi akibat DAS meluap.
"Warga Blang Awe sempat berlarian ke luar rumah akibat volume air meningkat. Sebab, warga telah trauma dengan musibah banjir bandang November 2025," kata Masykur.
Ia menjelaskan, informasi yang diterima, sejumlah rumah warga di dekat Krueng Meureudu telah banjir akibat DAS meluap.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie Jaya, M Nur menyebutkan, kawasan yang kembali diterjang banjir bandang tersebar di Kecamatan Meureudu, Meurah dan Bandar Dua.
"Tadi, kami terima laporan di Gampong Drien Tujoh, Kecamatan Bandar Dua kembali naik air dan sejulah gampong lainnya," ungkap M Nur.
Baca juga: Seribuan Korban Banjir di Gampong Meunasah Pulo Peudada Bireuen Belum Bisa Kembali ke Rumah
Untuk diketahui Kabupaten Pidie Jaya paling parah diluluhlantak banjir bandang pada November 2025. Tumpukan kayu gelongdongan ikut terbawa banjir dari pegunungan Pidie Jaya.
Tidak heran, tumpukan kayu bulan ukuran besar dan kecil memenuhi sunggai hingga halaman rumah warga. Selain itu, banjir bandang merusak sarana publik, lahan pertanian dan tambak masyarakat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-pijay-24122025.jpg)