Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Tenggara

Jelang Akhir Tahun, Jalan Nasional Agara–Sumut Masih Bertaburan Lubang

Menjelang akhir tahun 2025, jalan nasional Aceh Tenggara–Sumut dipenuhi lubang dan parit tersumbat sehingga rawan kecelakaan.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Asnawi Luwi
JALAN NASIONAL BERLUBANG - Jalan Nasional Agara-Sumut di kawasan Desa Titi Pasir dan sejumlah titik lainnya bertaburan lubang sehingga membahayakan pengendara. Foto direkam, Kamis (25/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Menjelang akhir tahun 2025, jalan nasional Aceh Tenggara–Sumut dipenuhi lubang dan parit tersumbat sehingga rawan kecelakaan.
  • Warga mengeluhkan perbaikan yang berulang kali dilakukan namun kembali rusak, bahkan banyak pengendara terjatuh.
  • BPJN Aceh berjanji segera memperbaiki dengan material khusus dari Sumut, sementara masyarakat berharap perbaikan menyeluruh.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE – Menjelang akhir tahun 2025, kondisi jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) dengan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), semakin memprihatinkan. 

Ruas jalan yang melintasi Desa Titi Pasir hingga sejumlah titik di perbatasan Gayo Lues–Aceh Tenggara dipenuhi lubang.

Tidak hanya itu, saluran parit di sepanjang jalan tersumbat sehingga air menggenang dan memperparah kerusakan.

Warga mengeluhkan kondisi jalan yang berulangkali diperbaiki namun kembali rusak. Lubang-lubang besar yang tersebar di badan jalan membuat pengendara rawan kecelakaan.

“Menjelang akhir tahun, jalan nasional tak kunjung tuntas diperbaiki. Di Titi Pasir sudah berulangkali diperbaiki, tapi rusak lagi. Lubang bertebaran dan sangat berbahaya,” ujar Rifqi, seorang pengendara sepeda motor, Kamis (25/12/2025).

Rifqi mengaku hampir terjatuh saat melintas karena lubang tidak terlihat jelas. 

Baca juga: Usai Telan Korban, BPJN Akhirnya Perbaiki Jalan Berlubang di Aceh Timur

Hal serupa juga dialami banyak pengendara lain.

Seorang ibu rumah tangga di Desa Titi Pasir menuturkan, parit yang tersumbat membuat air tergenang di depan rumahnya.

“Sudah sering pengendara jatuh gara-gara lubang yang tidak terlihat,” keluhnya.

Bukhari Budiman, warga Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala menambahkan, bahwa kondisi serupa juga terjadi di Desa Sabilussalam, Kecamatan Babul Makmur.

Jalan nasional di sana berlubang dan bergelombang, namun belum ada perbaikan berarti.

“Jalan nasional milik BPJN Aceh ini rusak di banyak titik. Kami berharap segera diperbaiki karena sudah akhir tahun,” pintanya.

Baca juga: Berjam-jam Menapak Jalan Rusak, Perjuangan Warga Bener Meriah dan Aceh Tengah

Respons BPJN Aceh

Menanggapi keluhan warga, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melalui PPK 35, Jaya Yuliadi menyampaikan, bahwa perbaikan akan segera dilakukan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved