Rabu, 20 Mei 2026

INFO BPJN ACEH

BPJN Aceh Pacu Perbaikan Jalur Takengon-Blangkejeren, Targetkan Awal Januari Bisa Dilalui Roda Empat

BPJN Aceh terus memacu perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang lumpuh akibat bencana hidrometeorologi di wilayah tengah Aceh. 

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: IKL
Dok BPJN Aceh.
Excavator sedang memperbaiki jalan di kawasan Ise-Ise, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. 

Laporan Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus memacu perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang lumpuh akibat bencana hidrometeorologi di wilayah tengah Aceh. 

BPJN optimis konektivitas utama dari Takengon menuju Blangkejeren akan kembali normal untuk kendaraan roda empat pada awal Januari 2026.

Kepala Satker PJN Wilayah 3 Aceh, Azis, mengungkapkan, hingga saat ini tim di lapangan terus bekerja ekstra untuk membuka jalur logistik yang sempat terputus.

"Jalur Takengon sampai Ise-Ise saat ini sudah fungsional untuk roda dua. Target kami, pada 2 Januari 2026, kendaraan roda empat sudah bisa tembus dari Takengon hingga ke Blangkejeren," ujar Azis, Minggu (28/12/2025).

Berdasarkan data status konektivitas per 27 Desember 2025, akses dari Ise-Ise menuju Blangkejeren, Kutacane, hingga batas Sumatera Utara dilaporkan sudah fungsional untuk kendaraan roda empat.

Namun, kendala utama masih ditemukan pada titik kritis antara Kemerleng hingga Ise-Ise di Kecamatan Linge. 

Medan yang berat di titik ini memerlukan penanganan khusus, sehingga belum dapat dilalui kendaraan roda empat hingga saat ini.

Di sisi lain, beberapa jalur alternatif telah menunjukkan kemajuan yaitu jalur Pameue – Genting Gerbang, sudah fungsional roda empat sejak 23 Desember.

Kemudian jalur Genting Gerbang – Simpang Uning (Takengon), fungsional roda empat per 27 Desember melalui pengalihan jalur Angkup.

Terkait putusnya Jembatan Jamur Ujung di wilayah Wih Pesam, Bener Meriah, Azis menyebutkan bahwa jembatan tersebut ditargetkan dapat dilalui kembali pada 15 Januari 2026. 

Untuk sementara waktu, arus lalu lintas dialihkan melalui jalan alternatif di Kecamatan Bukit.

Dukungan Alat Berat
Guna mempercepat proses pemulihan dari total 342 titik longsor, 15 ruas jalan, dan 16 jembatan yang terdampak, Satker PJN Wilayah 3 mengerahkan puluhan unit alat berat, di antaranya 38 unit excavator, 7 unit wheel loader, 17 unit dump truck, 5 unit motor grader, serta dukungan unit dozer dan breaker.

BPJN Aceh optimis dengan pengerjaan yang dilakukan secara intensif, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tengah Aceh akan pulih sepenuhnya dalam waktu dekat demi mendukung aktivitas masyarakat di awal tahun 2026. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved