Rabu, 29 April 2026

Berita Nagan Raya

Warga Ribut Saat Distribusi Bantuan Banjir, Polres Nagan Turun Tangan, Korek Api Bentuk Senpi Disita

Satreskrim Polres Nagan Raya turun tangan menyelesaikan perselisihan warga saat distribusi bantuan banjir di Desa Babah Suak.

Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
JABAT TANGAN - Dua warga saling jabat tangan menyelesaikan kasus kesalahpahaman di Desa Babah Suak, Bentong Ateuh, Nagan Raya, Sabtu (27/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Satreskrim Polres Nagan Raya turun tangan menyelesaikan perselisihan warga saat distribusi bantuan banjir di Desa Babah Suak.
  • Kasus pengancaman dipicu kesalahpahaman pembagian logistik, dengan barang bukti berupa korek api berbentuk replika senpi.
  • Melalui klarifikasi dan musyawarah, kedua pihak sepakat berdamai demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Satreskrim Polres Nagan Raya menyelesaikan kasus perselisihan sesama warga saat penyaluran bantuan kepada korban banjir, Sabtu (27/12/2025). 

Kasus berawal pengancaman itu terjadi di Desa Babah Suak, Kecamatan Beutong Ateuh, Nagan Raya.

Penyelesaian oleh Satreskrim Polres Nagan Raya menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis dan kekeluargaan.

Dalam kesempatan itu, polisi yang dipimpin Kasat Reskrim, AKP Muhammad Rizal, SE, SH, MH melaksanakan klarifikasi terkait adanya laporan dugaan pengancaman yang terjadi di Desa Babah Suak.

Klarifikasi dilakukan setelah petugas menerima informasi adanya dugaan tindakan pengancaman yang melibatkan warga setempat. 

Tim Opsnal Satreskrim segera bergerak ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi sekaligus mencegah berkembangnya keresahan di tengah masyarakat.

Baca juga: Polres Nagan Raya Bantu Sumur Bor untuk Dayah Zada di Tripa Makmur

Pihak kepolisian menghadirkan unsur TNI, Polri, perangkat desa, mukim, tokoh masyarakat, serta para pihak yang terlibat guna mendapatkan keterangan secara menyeluruh dan berimbang. 

Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa permasalahan dipicu oleh kesalahpahaman terkait mekanisme pembagian bantuan logistik bencana banjir di Desa Babah Suak.

Petugas juga memastikan bahwa benda yang digunakan terduga pelaku saat kejadian bukanlah senjata api (senpi), melainkan korek api berbentuk replika senjata api yang sudah dalam kondisi rusak dan tidak dapat digunakan. 

Barang tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan klarifikasi.

Setelah dilakukan musyawarah dan klarifikasi secara terbuka, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai dan kekeluargaan. 

Kesepakatan perdamaian dilaksanakan di rumah Mukim Babah Suak dengan disaksikan oleh unsur aparat dan perangkat desa.

Baca juga: Kapolsek Sukajaya Selesaikan Perselisihan Warga Gampong Cot Bau, Pihak yang Berseteru Sepakat Damai

Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr Benny Bathara melalui Kasat Reskrim, AKP Muhammad Rizal menyampaikan, bahwa penyelesaian secara damai ini diharapkan dapat menjaga keharmonisan dan ketentraman masyarakat pascabencana.

“Kami mengedepankan langkah preventif dan persuasif agar situasi tetap kondusif,” terang Kasat Reskrim. 

“Setiap persoalan di masyarakat diharapkan dapat diselesaikan dengan musyawarah demi menjaga persatuan dan keamanan bersama,” ungkapnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved