Rabu, 27 Mei 2026

Berita Banda Aceh

BMKG: Waspada Bencana Hidrometeorologi, Aceh Masih Berpotensi Hujan Deras

“Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.” NABILA

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/HENDRI
Ilustrasi - Hujan Ringan 
Ringkasan Berita:
  • BMKGSIM memprediksi sejumlah wilayah di Aceh berpotensi hujan lebat pada Senin (29/12/2025) ini.
  • Aktifnya gelombang atmosfer Kelvin, adanya daerah belokan angin dan konvergensi memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh.
  • Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai

“Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.” NABILA, Prakirawan BMKG

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) memprediksi sejumlah wilayah di Aceh berpotensi hujan lebat pada Senin (29/12/2025) ini.

“Berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang, suhu berkisar 23-31 derajat celcius dengan angin dominan timur laut-timur berkecepatan 5-20 km/jam,” ungkap Prakirawan BMKG, Nabila, saat dikonfirmasi, Minggu (28/12/2025).

Selain Aceh Besar, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk beberapa wilayah meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya dan Subulussalam.

Kondisi yang sama berpotensi terjadi di Aceh Barat, Abdya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie dan Subulussalam pada Selasa (30/12/2025) besok.

Dikatakan, aktifnya gelombang atmosfer Kelvin, adanya daerah belokan angin dan konvergensi memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Pesisir Barat dan Timur Aceh dapat meningkatkan penambahan masa uap air. “Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” jelas Nabila.

Prakirawan BMKG itu mengimbau masyarakat agar waspada potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terus-menerus maupun dengan durasi lama.

“Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai,” ucap Nabila.

Di sisi lain, tinggi gelombang kategori sedang, berkisar antara 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Sabang-Banda Aceh, Abdya-Simeulue, Aceh Singkil-Pulo Banyak, perairan utara Pidie Jaya-Aceh Besar, dan perairan selatan Simeulue.

Kondisi ini berisiko terhadap nelayan bila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Serta kapal tongkang bila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. “Berlaku hingga 30 Desember 2025,” pungkasnya.(rn)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved