Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Barat

RS Regional Meulaboh Hampir Rampung, Anggaran 2026 Belum Jelas

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil SH melihat progres pembangunan Rumah Sakit Umum Regional Meulaboh

Editor: mufti
Serambinews.com/HO
TINJAU RS REGIONAL - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP meninjau progres pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh di Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (28/12/2025). Foto/dok Kominsa 

“Informasi yang kami terima, anggaran untuk tahun 2026 sudah tidak ada lagi atau nol rupiah. Walaupun belum final, hal ini tetap kami konfirmasi karena berdampak langsung terhadap kelanjutan pembangunan.” Tarmizi, Bupati Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOHBupati Aceh Barat Tarmizi SP MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil SH melihat progres pembangunan Rumah Sakit Umum Regional (RSUR) Meulaboh yang berada di Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (28/12/2025). 

Dari hasil peninjauannya, Tarmizi mengungkapkan pembangunan fisik rumah sakit sudah hampir rampung. Tarmizi mengatakan pada tahun 2025, Pemerintah Aceh mengucurkan dana Rp 49 miliar untuk kelanjutan pembangunan rumah sakit ini.   

“Pembangunan tahap ini berjalan dengan baik dan sudah mendekati selesai. Harapan kita, Rumah Sakit Regional Meulaboh dapat mulai difungsikan pada tahun 2028,” kata Tarmizi.

Tarmizi mengungkapkan bahwa untuk dapat beroperasi secara optimal sebagai rumah sakit tipe C, RS Regional Meulaboh masih membutuhkan tambahan anggaran yang cukup besar. Ia menyebutkan total kebutuhan lanjutan mencapai sekitar Rp150 miliar, dengan kebutuhan paling mendesak pada tahun 2026 diperkirakan sebesar Rp50 miliar.

Akan tetapi, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat merasa prihatin dengan pemangkasan anggaran pembangunan rumah sakit ini. Menurut Tarmizi, sebelumnya telah dialokasi dana sekitar Rp 60 miliar pada tahun 2026, namun diduga telah dinolkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA).

“Informasi yang kami terima, anggaran untuk tahun 2026 sudah tidak ada lagi atau nol rupiah. Walaupun belum final, hal ini tetap kami konfirmasi karena berdampak langsung terhadap kelanjutan pembangunan,” ujarnya.

Tarmizi menjelaskan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Aceh. Sebelumnya, dinas terkait menyampaikan bahwa anggaran sekitar Rp 90 miliar telah diinput dan diteruskan ke TAPA hingga ke Kementerian Dalam Negeri. 

Namun setelah dilakukan pengecekan, anggaran tersebut tidak lagi. “Artinya, saat ini tidak ada anggaran sama sekali. Ini tentu sangat memprihatinkan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat secara resmi meminta Pemerintah Aceh untuk kembali mengalokasikan anggaran pembangunan RS Regional Meulaboh, minimal Rp60 miliar pada tahun 2026 agar target pengoperasian rumah sakit pada 2028 dapat tercapai.

“Rumah sakit ini memiliki peran strategis untuk pelayanan kesehatan masyarakat wilayah barat selatan Aceh. Kami berharap Pemerintah Aceh dapat mengembalikan anggaran tersebut demi kepentingan masyarakat,” tutupnya.(sb)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved