Berita Aceh Barat
Aceh Barat Susun Program 2027, Prioritas Pembangunan Berbasis Kebutuhan Rakyat
Musrenbang ini memastikan prioritas pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat sekaligus sejalan dengan target pembangunan daerah
Ringkasan Berita:
- Pemkab Aceh Barat mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 lewat musrenbang kabupaten
- Musrenbang ini memastikan prioritas pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat sekaligus sejalan dengan target pembangunan daerah
- Perwakilan Pemerintah Aceh menekankan pentingnya perencanaan yang terukur dan selaras dengan kebijakan provinsi maupun nasional agar pelaksanaan program lebih efektif
“Musrenbang ini memastikan prioritas pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat sekaligus sejalan dengan target pembangunan daerah.” Said Fadheil, Wakil Bupati Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 lewat musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) kabupaten yang digelar di aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Barat, Selasa (21/4/2026).
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil menyebut bahwa perencanaan tahun 2027 disusun dari rangkaian proses partisipatif, mulai dari tingkat gampong hingga konsultasi publik. Seluruh usulan tersebut kemudian diselaraskan dengan arah kebijakan RPJMD 2025–2029.
“Musrenbang ini memastikan prioritas pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat sekaligus sejalan dengan target pembangunan daerah,” ujarnya.
Secara makro, kinerja ekonomi Aceh Barat pada 2025 tercatat tumbuh 4,44 persen, melambat dibandingkan tahun sebelumnya 7,72 persen. Meski demikian, tren pertumbuhan dinilai masih positif di tengah tekanan eksternal.
Di sisi sosial, sejumlah indikator menunjukkan perbaikan. Tingkat kemiskinan turun menjadi 15,50 persen, sementara pengangguran terbuka berada di angka 5,46 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 76,30, dengan PDRB per kapita mencapai Rp 43,42 juta.
Namun, pemerintah daerah tetap mencermati sejumlah tantangan, seperti meningkatnya ketimpangan pendapatan yang tercermin dari rasio gini sebesar 0,252, serta inflasi yang mencapai 5,56 persen.
Plt Kepala Bapperida Aceh Barat, Wahyu Rovaldi, menegaskan bahwa forum Musrenbang berfungsi untuk memastikan keterpaduan perencanaan lintas sektor dan pemerintahan, sehingga program pembangunan lebih terarah dan sinkron.
“Sinkronisasi antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat menjadi kunci agar program yang dirancang efektif dan tepat sasaran,” katanya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Aceh Barat menetapkan enam prioritas pembangunan tahun 2027, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia; percepatan pertumbuhan ekonomi inklusif; penguatan sosial budaya dan nilai syariat Islam; reformasi tata kelola pemerintahan; pengelolaan lingkungan dan tata ruang berkelanjutan; serta penguatan ketahanan sosial dan peran pemuda.
Sementara perwakilan Pemerintah Aceh, Teuku Ahmad Dadek, menekankan pentingnya perencanaan yang terukur dan selaras dengan kebijakan provinsi maupun nasional agar pelaksanaan program lebih efektif.(sb)
Aceh Barat Susun Program 2027
Prioritas Pembangunan Berbasis Kebutuhan Rakyat
Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil SH
Ahmad Dadek
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Jembatan Gantung Jambak-Canggai Aceh Barat Hancur, Aktivitas Pendidikan dan Ekonomi Warga Tersendat |
|
|---|
| Jembatan Gantung di Pante Ceureumen Putus, Aktivitas Pendidikan dan Ekonomi Warga Tersendat |
|
|---|
| Aceh Barat Fokuskan Pemerataan dan Kualitas Pembangunan dalam RKPD 2027 |
|
|---|
| Tekan Penggunaan BBM, PT Mifa Operasikan Kendaraan Listrik untuk Angkutan Batu Bara |
|
|---|
| Aceh Barat Protes Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Aceh-Barat-Said-Fadheil-menandatangani-dokumen-dan-Musrenbang-RKPD-2027.jpg)