Berita Aceh Timur
13 Desa di Aceh Timur Masih Gelap, PLN Targetkan Pulih Januari 2026
Sebanyak 13 desa si Aceh Timur masih gelap pasca banjir bandang, kerusakan listrik masih belum selesai diperbaiki yang berdampak pada pemadaman
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Sebanyak 13 desa di Aceh Timur masih gelap pasca banjir bandang, kerusakan listrik masih belum selesai diperbaiki yang berdampak pada pemadaman hingga saat ini, Rabu (31/12/2025)
Menurut keterangan Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Peureulak, mewakili PLN UP3 Langsa Andre Harmaizi, menjelaskan bahwa 13 desa yang masih padam listrik tersebar dalam wilayah ULP Peureulak, ULP Idi dan Langsa Kota
"Ada delapan desa di wilayah ULP Peureulak, tiga desa di ULP Idi dan 2 desa di ULP Langsa Kota yaitu 1 di Simpang Jernih dan 1 desa di Rantau Selamat," kata Andre.
Ia menjelaskan bahwa, progres perbaikan arus listrik di wilayah Aceh Timur saat ini di 97,28 persen, pihaknya terus melakukan perbaikan agar arus listrik bisa 100 persen rampung untuk seluruh kawasan di Aceh Timur.
Proses perbaikan listrik di daerah-daerah terdampak memiliki kesulitan yang bervariasi. Andre mengatakan banyak kendala yang dialami oleh para petugas, mulai dari longsor dan akses jalan putus, menyebabkan sudahnya memasukkan material untuk wilayah terdampak banjir.
Tak hanya itu, banyak material distribusi utama PLN yang rusak akibat banjir dan longsor menyebabkan proses perbaikan listrik berjalan lamban. Salah satu material distribusi yaitu, tiang listrik dan trafo PLN.
Baca juga: Cek Harga iPhone Awal 2026: iPhone 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17 hingga iPhone 18 Terbaru
"Distribusi utama kita banyak yang hancur seperti ada tiang PLN ukuran 12 meter dan ukuran 9 meter, itu kebanyakan patah ndan hancur, dan ada beberapa trafo hancur karena terbawa air," paparnya.
Faktor medan yang ekstrem menyebabkan susahnya memasukkan material distribusi mengakibatkan perbaikan listrik dj wilayah terdampak berlangsung lama.
Kendati demikian, Andre menjelaskan, saat ini PLN juga diperbantu oleh petugas Bawah Kendali Operasi (BKO) dari PLN Lampung, Jawa, Sulawesi dan Palembanb, yang totalnya 100 orang untuk wilayah Aceh Timur.
Pihak PLN juga memprediksi jika tidak ada gangguan dan kendala apapun dilapangan, proses perbaikan ditargetkan selesai Januari 2026 mendatang. "Setelah kita lakukan mitigasi resiko dan penelusuran lapangan semua bisa normal di Januari nanti," pungkasnya.
Adapun desa-desa yang belum hidup listrik sampai sekarang melipui:
ULP Peureulak
- Punti Payung
- Sunti
- Umah Taring
- Ujung Karang
- HTI Ranto Naru
- Tampor Bor
- Tampor Paloh
- Melidi
ULP IDI:
- Sijudo
- Sahraja
- Blang Seunong
ULP Langsa Kota
- Alue Punti
- Rantau Panjang
| KPA Peureulak Santuni Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama untuk Syuhada Aceh |
|
|---|
| Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Siapkan Rp58 Miliar untuk Gaji ke-13 ASN |
|
|---|
| Gaji 13 Akan Segera Cair, Al-Farlaky Siapkan Anggaran Rp 58 Miliar |
|
|---|
| Mengenang 16 Tahun Kepergian Sang Deklator, Warga Aceh Timur Gelar Doa Bersama |
|
|---|
| Bupati Al-Farlaky Resmikan Pengaspalan Jalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Andre-Harmaizi-Manager-PLN-ULP-Peureulak.jpg)