Rabu, 10 Juni 2026

Berita Aceh Timur

13 Desa di Aceh Timur Masih Gelap, PLN Targetkan Pulih Januari 2026

Sebanyak 13 desa si Aceh Timur masih gelap pasca banjir bandang, kerusakan listrik masih belum selesai diperbaiki yang berdampak pada pemadaman

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Amirullah
Serambinews.com/Maulidi Alfata
Andre Harmaizi, Manager PLN ULP Peureulak memberikan keterangan terkait listrik di Aceh Timur, didampingi Manager ULP IDI Iwan, Rabu (31/12/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Sebanyak 13 desa di Aceh Timur masih gelap pasca banjir bandang, kerusakan listrik masih belum selesai diperbaiki yang berdampak pada pemadaman hingga saat ini, Rabu (31/12/2025)

Menurut keterangan Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Peureulak, mewakili PLN UP3 Langsa Andre Harmaizi, menjelaskan bahwa 13 desa yang masih padam listrik tersebar dalam wilayah ULP Peureulak, ULP Idi dan Langsa Kota

"Ada delapan desa di wilayah ULP Peureulak, tiga desa di ULP Idi dan 2 desa di ULP Langsa Kota yaitu 1 di Simpang Jernih dan 1 desa di Rantau Selamat," kata Andre.

Ia menjelaskan bahwa, progres perbaikan arus listrik di wilayah Aceh Timur saat ini di 97,28 persen, pihaknya terus melakukan perbaikan agar arus listrik bisa 100 persen rampung untuk seluruh kawasan di Aceh Timur.

Proses perbaikan listrik di daerah-daerah terdampak memiliki kesulitan yang bervariasi. Andre mengatakan banyak kendala yang dialami oleh para petugas, mulai dari longsor dan akses jalan putus, menyebabkan sudahnya memasukkan material untuk wilayah terdampak banjir.

Tak hanya itu, banyak material distribusi utama PLN yang rusak akibat banjir dan longsor menyebabkan proses perbaikan listrik berjalan lamban. Salah satu material distribusi yaitu, tiang listrik dan trafo PLN.

Baca juga: Cek Harga iPhone Awal 2026: iPhone 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17 hingga iPhone 18 Terbaru

"Distribusi utama kita banyak yang hancur seperti ada tiang PLN ukuran 12 meter dan ukuran 9 meter, itu kebanyakan patah ndan hancur, dan ada beberapa trafo hancur karena terbawa air," paparnya.

Faktor medan yang ekstrem menyebabkan susahnya memasukkan material distribusi mengakibatkan perbaikan listrik dj wilayah terdampak berlangsung lama.

Kendati demikian, Andre menjelaskan, saat ini PLN juga diperbantu oleh petugas Bawah Kendali Operasi (BKO) dari PLN Lampung, Jawa, Sulawesi dan Palembanb, yang totalnya 100 orang untuk wilayah Aceh Timur.

Pihak PLN juga memprediksi jika tidak ada gangguan dan kendala apapun dilapangan, proses perbaikan ditargetkan selesai Januari 2026 mendatang. "Setelah kita lakukan mitigasi resiko dan penelusuran lapangan semua bisa normal di Januari nanti," pungkasnya.

Adapun desa-desa yang belum hidup listrik sampai sekarang melipui:

ULP Peureulak

  1. Punti Payung
  2. Sunti
  3. Umah Taring
  4. Ujung Karang
  5. HTI Ranto Naru
  6. Tampor Bor
  7. Tampor Paloh
  8. Melidi

ULP IDI:

  1. Sijudo
  2. Sahraja
  3. Blang Seunong

ULP Langsa Kota

  1. Alue Punti
  2. Rantau Panjang 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved