Pidie Jaya

Karya Bakti di Pidie Jaya, TNI Bersihkan Dua Dayah Terdampak Banjir Bandang

Satgas Penanggulangan Bencana Alam atau Satgas Gulbencal TNI bersama warga menggelar Karya Bakti membersihkan lingkungan dua dayah di Pidie Jaya

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
KARYA BAKTI TNI : Prajurit TNI melakukan karya bakti bersama warga membersihkan lumpur sisa banjir bandang di dayah di Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (4/1/2026) 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam atau Satgas Gulbencal TNI bersama warga menggelar Karya Bakti membersihkan lingkungan dua dayah di Pidie Jaya, Minggu (4/1/2025).
 
Karya Bakti tersebut melibatkan personel Kodim 0102/Pidie, Yon Armed 17/RC, Yonif TP /BY, Yonif TP 857/GG dan warga setempat. 

Lokasi kegiatan pembersihan dilaksanakan di Dayah Ummul Ayman II, Desa Meunasah Bie, Kecamatan Meurah dan Dayah Al-Hijrah, Desa Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya.

Kegiatan itu menjadi bagian dari respons TNI dalam membantu pemulihan sektor pendidikan yang terdampak akibat banjir bandang dan longsor. 

Sejumlah fasilitas dayah masih dipenuhi lumpur, sebagai sisa material banjir. Selain itu, kerusakan akses lingkungan yang menghambat aktivitas belajar mengajar.

Sasaran Karya Bakti meliputi pembersihan ruang kelas atau bilik santri, halaman dan teras dayah.

Baca juga: Ratusan Prajurit TNI Yonif 115 ML Bersama Relawan Bersihkan SMA Al - Jamiatul Washliyah Aceh Tamiang

Juga akses jalan menuju lingkungan dayah, serta pembuatan parit di sekitar kompleks dayah, guna mencegah genangan air berulang.

"Karya Bakti TNI itu dilaksanakan secara serentak di wilayah terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan," kata Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, SSos, kepada Serambinews.com, Senin (5/1/2026). 

Ia menjelaskan, kegiatan itu dengan sasaran untuk membantu percepatan pemulihan sarana pendidikan, baik sekolah umum maupun dayahserta fasilitas umum lainnya. 

"Harapan kita, proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal,” ujarnya.

Baca juga: Malam Mencekam di Blang Awe, Asiah dan Suami Lari Sambil Gendong Anak, Semua Lenyap tak Bersisa

Kata Letkol Abdul Hadi, selain membantu secara fisik, kehadiran TNI juga diharapkan dapat memberikan dukungan moril bagi guru, santri dayah yang terdampak bencana. 

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak santri secepatnya bisa beraktivitas belar kembali secara optimal, meski pun dalam kondisi pasca bencana," ungkapnya. 

Terima kasih kapada TNI 

Pengasuh Dayah Umul Aiman II, Ustadz Ezi Azwar LC MH, mengatakan, masyarakat setempat menyambut positif kegiatan tersebut. 

Warga menilai keterlibatan TNI sangat membantu, terutama dalam mempercepat pembersihan lingkungan yang sebelumnya sulit ditangani secara mandiri. 

Seperti sampah, ranting kayu dan lumpur tebal sisa material banjir.

Baca juga: Nelayan Pidie Hilang di Laut, Dua Rekannya Selamat, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved