Jumat, 1 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Malam Mencekam di Blang Awe, Asiah dan Suami Lari Sambil Gendong Anak, Semua Lenyap tak Bersisa

Hujan yang terus-terusan mengguyur wilayah itu sejak beberapa hari sebelumnya, menjadi awal dari malam mengerikan dalam hidup Asiah

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Rianza Alfandi
RUMAH WARGA TERTANAM BANJIR – Kondisi rumah warga tertanam lumpur hingga dipenuhi material banjir di Gampong Blang Awe, Kecamatan Meuredu, Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Sabtu (29/11/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Malam itu tepatnya pada Rabu (26/11/2025) dinihari.

Menjadi malam mencekam bagi warga Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya

Hujan yang terus-terusan mengguyur wilayah itu sejak beberapa hari sebelumnya, menjadi awal dari malam mengerikan dalam hidup Asiah. 

Kepada Serambinews.com, Asiah berkisah, pada malam kelam itu, dirinya dan keluarga terlelap dalam tidur.

Begitupun dengan warga Blang Awe lainnya. 

Baca juga: Polisi Temukan Jasad Warga di Sungai Bandar Dua, Pidie Jaya, Sudah Tiga Mayat Telah Ditemukan

Hingga tengah malam, sekitar pukul 02.00 WIB, Asiah dan sekeluarga terbangun. 

Kala itu, air mulai masuk ke dalam rumah hingga ketinggian betis kakinya. 

Merasakan air yang semakin meninggi, Asiah dan suami langsung menggendong anak-anak sambil berlari mencari tempat aman. 

KORBAN BANJIR - Asiah, korban banjir yang selamat dari Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
KORBAN BANJIR - Asiah, korban banjir yang selamat dari Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. (Serambinews.com/Rianza Alfandi)

Di saat bersamaan, suara dentuman hebat dari arah sungai mulai terdengar. 

Dentuman yang tak pernah mereka dengar sebelumnya. 

Malam itu Gampong Blang Awe berubah menjadi tempat penuh teriakan dan kepanikan. 

Masing-masing warga berlarian mencari tempat aman. 

Baca juga: Mendagri dan Menhan Tinjau Lokasi Banjir Terparah di Pidie Jaya, Sjafri Prihatin Kondisi Korban

“Sedih sekali, enggak tau harus ngapain lagi. Saat air sudah mulai naik kami enggak sempat lari lagi, harus naik ke atas atap rumah,” ucap Asiah saat ditemui di Gampong Blang Awe, Sabtu (29/11/2025) siang. 

Debit air begitu cepat menghantam. Tak ada satupun harta benda yang berhasil diselamatkan. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved