Sabtu, 25 April 2026

Banjir Landa Aceh

Banjir Kepung 10 Kecamatan di Aceh Timur,  Warga Terpaksa Kembali Mengungsi

"Kita telah mengerahkan  BPBD Aceh Timur untuk memantau perkembangan banjir dan melakukan evakuasi warga di beberapa desa yang airnya semakin tinggi,"

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Kondisi di beberapa kecamatan dalam wilayah Aceh Timur yang kembali direndam banjir, setelah diguyur hujan, Kamis (8/1/2026). 

 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Akibat hujan deras yang mengguyur Aceh Timur sejak Rabu Malam hingga Kamis (8/1/2025), 10 kecamatan di Aceh Timur kembali dikepung banjir dan puluhan rumah warga kembali terendam.

Data diperoleh Serambinews.com, 10 kecamatan itu terdiri dari :  Banda Alam, Indra Makmu, Pante Bidari, Madat, Nurussalam, Simpang Ulim, Julok, Rantau Selamat, dan Ranto Peureulak, Sungai Raya.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, menjelaskan bahwa dari laporan warga air mulai memasuki pemukiman warga sejak pukul 06.00 WIB.

Ketinggian banjir terpantau bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga titik terdalam mencapai 1,5 meter.

Kenaikan debit air yang cukup cepat membuat warga di beberapa titik mulai bersiaga.

Sebagian masyarakat telah berkemas dan bersiap mengevakuasi diri ke lokasi yang lebih tinggi guna menghindari risiko banjir yang lebih besar.

"Kita telah mengerahkan  BPBD Aceh Timur untuk memantau perkembangan banjir dan melakukan evakuasi warga di beberapa desa yang airnya semakin tinggi," ujar Al-Farlaky.

Fokus utama tim BPBD saat ini adalah memastikan keselamatan warga, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Kondisi di beberapa kecamatan dalam wilayah Aceh Timur yang kembali direndam banjir, setelah diguyur hujan, Kamis (8/1/2026).
Kondisi di beberapa kecamatan dalam wilayah Aceh Timur yang kembali direndam banjir, setelah diguyur hujan, Kamis (8/1/2026). (Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO)

Pihak pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Pendataan terus berjalan sembari kami melakukan aksi penyelamatan di lokasi-lokasi terparah," kata Al-Farlaky.

Baca juga: Gajah Liar Masuki Empat Desa di Aceh Timur, Warga Takut Meladang

Warga Mengungsi

Sementara itu Forum Keuchik Indra Makmur Romi Syahputra mengatakan bahwa banjir yang menerjang kecamatan Indra Makmur memaksa 5 gampong hari mengungsi.

Gampong-gampong tersebut terdiri dari: Alue Ie Mirah, Blang Nisam, Pelita Sagop Jaya, Seunebok Cina, dan Jambo Leubok.

"Warga mengungsi ke tempat yang tinggi seperti meunasah dan posko-posko pengungsian sebelumnya, warga mengungsi karena takut air semakin tinggi," tuturnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved