Kamis, 14 Mei 2026

Rumah Layak Huni

Tahun Ini, Baitul Mal Abdya Wacanakan Bangun dan Rehab 34 Unit Rumah Warga Kurang Mampu

Baitul Mal Aceh Barat Daya (Abdya) mewacanakan pembangunan dan rehabilitasi sebanyak 34 unit rumah warga kurang mampu pada

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Ansari Hasyim
angkapan Layar YouTube ABC News
RUMAH LAYAK HUNI – Salah satu rumah warga kurang mampu di Jeumpa Barat, Kecamatan Jeumpa, yang dibangun Baitul Mal Aceh Barat Daya (Abdya) pada tahun 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 Baitul Mal Abdya telah merealisasikan pembangunan 11 unit rumah baru yang tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Jeumpa, Tangan-Tangan, Babahrot, Kuala Batee, Lembah Sabil, dan Susoh.
  • Selain itu, Baitul Mal Abdya juga merehabilitasi 14 unit rumah di berbagai wilayah, dengan rincian dua unit di Kecamatan Susoh

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Baitul Mal Aceh Barat Daya (Abdya) mewacanakan pembangunan dan rehabilitasi sebanyak 34 unit rumah warga kurang mampu pada tahun 2026.

Program tersebut direncanakan menggunakan sistem swakelola, dengan melibatkan langsung penerima manfaat dalam proses pembangunan maupun rehabilitasi rumah.

“Program ini kita rencanakan dengan sistem swakelola, sehingga penerima manfaat ikut terlibat langsung dalam proses pembangunan dan rehabilitasi rumah,” ujar Ketua Baitul Mal Abdya, Tgk Syamsul Qamar, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Baitul Mal Abdya merencanakan pembangunan 10 unit rumah baru dengan anggaran Rp 85 juta per unit. Selain itu, akan dilakukan rehabilitasi berat terhadap 12 unit rumah dengan anggaran Rp 40 juta per unit, serta rehabilitasi ringan untuk 12 unit rumah dengan anggaran Rp 30 juta per unit, disesuaikan dengan kondisi rumah penerima manfaat.

“Totalnya ada 34 penerima manfaat dengan kualifikasi berbeda-beda, mulai dari pembangunan rumah baru hingga rehabilitasi,” terangnya.

Baca juga: Usai Imami Shalat Subuh di Alue Seulaseh, Bupati Abdya Safaruddin Tinjau Rumah Tak Layak Huni 

Jika dirinci, kebutuhan anggaran tersebut meliputi pembangunan rumah baru sebesar Rp 850 juta, rehabilitasi berat Rp 480 juta, dan rehabilitasi ringan Rp 360 juta. Dengan demikian, total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 1,69 miliar.

Namun demikian, hingga saat ini Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk program tersebut belum diterbitkan.

Untuk mendukung keberlanjutan program, Baitul Mal Abdya mengajak para pengusaha serta masyarakat Abdya, baik yang berada di dalam maupun luar daerah, untuk menyalurkan zakat dan infak melalui Baitul Mal Abdya.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar program rumah layak huni ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 Baitul Mal Abdya telah merealisasikan pembangunan 11 unit rumah baru yang tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Jeumpa, Tangan-Tangan, Babahrot, Kuala Batee, Lembah Sabil, dan Susoh.

Selain itu, Baitul Mal Abdya juga merehabilitasi 14 unit rumah di berbagai wilayah, dengan rincian dua unit di Kecamatan Susoh, masing-masing tiga unit di Kecamatan Blangpidie, Babahrot, dan Setia, serta masing-masing satu unit di Kecamatan Tangan-Tangan, Kuala Batee, dan Jeumpa.

Untuk rehabilitasi rumah pada 2025, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 35 juta per unit dan dikerjakan langsung oleh penerima manfaat melalui sistem swakelola.

“Kita berharap program ini dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui zakat dan infak,” pungkas Tgk Syamsul.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved