Berita Bireuen
Seratusan Petugas Damkar dan TRC Bireuen Demo ke DPRK, Ini Tuntutannya
Sekitar seratus petugas Damkar dan TRC BPBD Bireuen menggelar demo ke DPRK menolak tudingan penimbunan bantuan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Sekitar seratus petugas Damkar dan TRC BPBD Bireuen menggelar demo ke DPRK menolak tudingan penimbunan bantuan.
- Mereka menegaskan seluruh bantuan disalurkan sesuai prosedur dan telah bekerja maksimal sejak awal banjir.
- Anggota DPRK, Muhammad Amin, menyebut sidak gudang logistik tanpa koordinasi itu ilegal dan mencemarkan nama BPBD.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sekitar seratus personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, terdiri dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC), menggelar aksi unjuk rasa atau demo ke Gedung DPRK Bireuen pada Selasa (13/1/2026).
Mereka datang menggunakan mobil pemadam kebakaran (damkar) lengkap dengan sirine yang dibunyikan sepanjang perjalanan, lalu memarkirkan armada di halaman gedung dewan.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas sidak sejumlah anggota DPRK ke gudang logistik BPBD di Cot Keutapang sehari sebelumnya, yang di media sempat diberitakan sebagai “penggerebekan” gudang bantuan.
Dalam orasi tanpa pengeras suara, salah seorang perwakilan, Taufik menegaskan, bahwa mereka tidak menerima tudingan penimbunan bantuan.
Menurutnya, setiap bantuan yang masuk ke gudang BPBD disalurkan sesuai prosedur melalui permintaan resmi camat di masing-masing gampong terdampak.
“Kami ingin klarifikasi dengan anggota DPRK yang melakukan sidak. Tuduhan penimbunan itu tidak benar,” tukas Taufik.
Baca juga: Bupati Bireuen Letak Batu Pertama Pembangunan Sekolah Rakyat, Ini Lokasinya
“Sejak hari pertama banjir, kami bekerja di garda terdepan, mengevakuasi warga, menyalurkan air bersih, dan mendistribusikan bantuan. Tapi nama kami justru dicemarkan,” ujarnya disambut tepuk tangan rekan-rekannya.
Koordinator aksi, M Rakjab yang juga anggota TRC menambahkan, bahwa mekanisme penyaluran bantuan sudah diatur dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Menurutnya, sidak DPRK yang dilakukan tanpa koordinasi justru merusak nama baik BPBD.
“Kami menampung semua bantuan, lalu menyalurkannya sesuai kebutuhan,” terangf M Rakjab.
“Kehadiran dewan yang menyebut ada penimbunan sama saja mencemarkan nama baik kami,” ucap dia.
“Padahal kami sudah bekerja maksimal, membersihkan meunasah, masjid, mengantar air bersih, dan membantu pengungsi,” tegasnya.
Baca juga: Forum PRB Bali Salurkan Bantuan STT Mahaputra untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Aceh Timur
Respons DPRK
Salah seorang Anggota DPRK Bireuen, Muhammad Amin atau dikenal Keuchik Min yang hadir di lokasi aksi, menyatakan bahwa sidak tersebut dilakukan oleh anggota Komisi IV tanpa sepengetahuannya.
Petugas Damkar Demo
demo
TRC
Damkar
BPBD Bireuen
DPRK Bireuen
Bireuen
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Kankemenag Bireuen: Pengelolaan Dana BOS Madrasah Harus Transparan |
|
|---|
| Puskesmas Jangka Kumpulkan 52 Kantong Darah dari Aksi Donor Rutin |
|
|---|
| Mahasiswa Teknik Sipil Umuslim Belajar Mitigasi Bencana di BPBD Bireuen |
|
|---|
| UKM Taekwondo UNIKI Gelar Latihan Rutin, Targetkan Emas di POMDA 2027 |
|
|---|
| Heboh Status Desil, RSUD dan Puskesmas di Bireuen Tetap Beri Pelayanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petugas-Damkar-Bireuen-demo-DPRK.jpg)