Berita Aceh Singkil
Mahasiswa Aceh Singkil Tagih Janji Program Plasma
M Yunus menegaskan kewajiban membangun kebun plasma bukan sukarela, melainkan perintah hukum yang mengikat.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Masing-masing PT Socfindo, PT Nafasindo, PT Perkebunan Lembah Bakti, PT Delima Makmur dan PT Runding Putra Persada.
Baca juga: Panggil 5 Perusahaan Sawit, Bupati Aceh Singkil Warning Realisasi Plasma
Pertemuan tersebut untuk sosialisasikan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar.
Setelah sosialisasi, Safriadi memberikan warning (peringatan) kepada perusahaan sawit pemegang HGU agar segera realisasikan program plasma atau pembangunan kebun masyarakat sekitar sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021.
"Kalau ada kewajiban membangun plasma segera laksanakan," kata Safriadi.
Hal inilah yang ditagih mahasiswa, agar Pemerintah Daerah, jangan berhenti setelah melakukan pemanggilan.
Tetapi mengambil tindakan nyata, agar perusahaan kelapa sawit di Aceh Singkil, melaksanakan program plasma.(*)
| Mahasiswa Pertanyakan Kelanjutan Hak Interpelasi DPRK Aceh Singkil |
|
|---|
| Gandeng MPU, Kejari Aceh Singkil Jelaskan Fungsi Pakem |
|
|---|
| Jemaah Haji Aceh Singkil Jalani Prosesi Tradisi Peusijuek 11 Mei |
|
|---|
| Pererat Silaturahmi dengan Kampus, Kapolres Aceh Singkil Kunjungi STAI Syekh Abdurrauf |
|
|---|
| Ini Harga Sawit Petani di Wilayah Aceh Sampai 19 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-Forum-Mahasiswa-Peduli-Kebijakan-Aceh-Singkil-M-Yunus_.jpg)