Berita Bireuen
Puluhan Warga Tingkeum Manyang Bireuen Masih Bertahan di Meunasah, Harap Hunian Jelang Ramadan
Dalam musibah banjir bandang waktu itu katanya, Sebanyak 18 unit rumah hilang, kemudian 13 unit rusak berat dan 74 lainnya rusak ringan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Hingga Senin (12/1/2026) sejumlah warga Desa Tingkeum Manyang, Kutablang, Bireuen bertahan sebagai pengungsi korban banjir di meunasah setempat, mereka masih buka dapur umum dan kebutuhan dapat disebutkan memadai.
Keuchik Tingkeum Manyang, Ir Mawardi kepada Serambinews.com mengatakan, di meunasah masih ada 9 kepala keluarga yang mengungsi atau sekitar 50 jiwa, masih buka dapur umum, kebutuhan sembako dapat disebutkan memadai, selain bantuan Pemkab Bireuen juga banyak bantuan relawan.
Menjelang Ramadan, mereka berharap ada hunian baik tetap atau sementara, ujarnya.
Dalam musibah banjir bandang waktu itu katanya, Sebanyak 18 unit rumah hilang, kemudian 13 unit rusak berat dan 74 lainnya rusak ringan.
Desa Tingkeum Manyang katanya, sebelah timur dengan Desa Paya Rangkuluh, sebelah barat dengan Krueng Peusangan dan Desa Tingkeum Baro, sedangkan sebelah selatan dengan Desa Kulu dan sebelah utara dengan Desa Geulanggang Minje dan Ulee Pusong.
Baca juga: 5 Cara Lindungi Anak dari Pedofilia Lewat Edukasi Seksual, dr Boyke : Orang Tua Jangan Anggap Tabu
Baca juga: China dan AS Sepakati Pakta Dagang, Tarif Impor Diprediksi Turun hingga 15 Persen
Selain rumah hilang, rusak berat dan ringan ada puluhan ruko, doorsmeer juga rusak berat.
“Dua unit pompa air untuk sawah juga hancur, ini masalah besar menyangkut sektor pertanian memasok air ke sawah sudah tidak ada lagi,” ujarnya.
Jumlah pengungsi dampak banjir awalnya mencapai 1.927 jiwa dan sekarang tinggal 50 jiwa, sebagian sudah kembali ke rumah membersihkan rumah.
Menjawab Serambinews.com tentang kebutuhan pengungsi terutama menjelang Ramadan, Mawardi mengaku persediaan di dapur umum hingga dua Minggu kedepan.
Menyangkut rumah yang hilang katanya, hingga saat ini belum ada informasi mengenai penanganan selanjutnya, jelasnya mereka sudah tidak ada rumah lagi dan lokasi rumah juga sudah menjadi sungai.
“Ini masalah serius bagi warga saya empat tinggal mereka tidak ada lagi, banyak juga rumah rusak,” ujarnya. Para warga katanya sangat mengharapkan adanya hunian baik tetap maupun sementara, sebaiknya hunian tetap karena rumah mereka sudah hilang, ujarnya. (*)
Berita Bireuen
Tingkeum Manyang
Kutablang
Serambi Indonesia
Huntara Korban Banjir
rumah diterjang banjir
| Poltekkes Aceh Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader dalam Pemantauan Praktik Pemberian MP-ASI |
|
|---|
| Pemkab Bireuen Kembali Raih WTP, Ini Kata Bupati Mukhlis |
|
|---|
| Rektor UNIKI Bireuen Lantik Pengurus BEM Periode 2026–2027, Ini Susunan Lengkapnya |
|
|---|
| Ketua DPRK Bireuen Apresiasi Pemkab Bireuen Kembali Raih Opini WTP |
|
|---|
| SKPK Bireuen Bertambah, Mulai Beroperasi Tahun 2027, Bapenda Siap Dongkrak PAD Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bertahan-Sejumlah-warga-Tingkeum-Manyang.jpg)