Kamis, 11 Juni 2026

Berita Aceh Barat

Tarmizi Berantas Judol dan Prostitusi Termasuk Permainan Domino

Judi online semakin parah, kemudian ada prostitusi dan juga permainan domino yang kini berkembang luas,” kata Tarmizi.

Tayang:
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE SERAMBI BARAT EDISI RABU 20260114 

“Hemat kami, Forkopimda perlu mengambil sikap tegas untuk melarang permainan domino di Aceh Barat, termasuk turnamen di seluruh gampong, karena lebih banyak mudharat daripada manfaat.” Tarmizi, Bupati Aceh Barat 

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi untuk membahas berbagai penyakit masyarakat yang kian meresahkan.

Rapat yang dipimpin Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil SH berlangsung di Ruang Rapat Teuku Umar, Setdakab setempat, Selasa (13/1/2026).

Bupati Tarmizi dalam rapat itu menyatakan ‘penyakit masyarakat’ di Aceh Barat sudah mengkhawatirkan dan memerlukan langkah tegas dari seluruh pemangku kepentingan untuk memberantasnya.

“Judi online semakin parah, kemudian ada prostitusi dan juga permainan domino yang kini berkembang luas,” kata Tarmizi.

Ia menjelaskan, permainan domino saat ini telah diakui sebagai salah satu cabang olahraga secara nasional dan belum ada larangan resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga pemerintah daerah tidak bisa serta-merta melarangnya.

“Namun demikian, saya yakin pemerintah daerah memiliki kewenangan tertentu. Karena itu Forkopimda perlu duduk bersama untuk membahas langkah yang bisa diambil,” ujarnya.

Tarmizi menilai permainan domino telah menimbulkan dampak negatif, baik bagi kalangan muda maupun orang tua, karena menyebabkan kelalaian dalam beribadah dan pekerjaan.

“Dampaknya sangat besar. Karena itu, hemat kami, Forkopimda perlu mengambil sikap tegas untuk melarang permainan domino di Aceh Barat, termasuk turnamen di seluruh gampong, karena lebih banyak mudharat daripada manfaat,” tegasnya.

Rapat tersebut menjadi langkah awal koordinasi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan penanganan penyakit masyarakat di Aceh Barat.(sb)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved