Berita Nagan Raya
Warga Krueng Seumayam Nagan Raya Ditemukan Tinggal Tulang, Diduga Dimangsa Harimau
“Dugaan kuat korban meninggal dunia akibat dimangsa harimau. Di lokasi ditemukan banyak jejak tapak kaki harimau,” kata Iptu Ade
Penulis: Rizwan | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Seorang warga Desa Krueng Seumayam, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, bernama Ibnu Hajar (64) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tinggal tulang di dalam kawasan hutan setempat.
- Korban diduga menjadi korban serangan harimau.
- Penemuan tersebut terjadi pada Selasa (12/1/2026) setelah tim gabungan melakukan pencarian dengan menyisir hutan dan aliran sungai selama kurang lebih empat jam.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Seorang warga Desa Krueng Seumayam, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, bernama Ibnu Hajar (64) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tinggal tulang di dalam kawasan hutan setempat.
Korban diduga menjadi korban serangan harimau.
Penemuan tersebut terjadi pada Selasa (12/1/2026) setelah tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Darul Makmur, Koramil 05/Darul Makmur, BPBD Nagan Raya, serta masyarakat melakukan pencarian dengan menyisir hutan dan aliran sungai selama kurang lebih empat jam.
Kapolres Nagan Raya AKBP Benny Bathara melalui Kapolsek Darul Makmur Iptu Ade Haidir membenarkan adanya penemuan beberapa bagian tulang manusia di lokasi pencarian.
“Dugaan kuat korban meninggal dunia akibat dimangsa harimau. Di lokasi ditemukan banyak jejak tapak kaki harimau,” kata Iptu Ade Haidir saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, pencarian dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan orang hilang dari keluarga korban.
Dalam proses pencarian, tim menemukan tulang pangkal lengan kanan dan kiri serta bagian atas tengkorak kepala manusia di beberapa titik lokasi.
Tulang-tulang tersebut hampir tidak menyisakan daging.
“Beberapa bagian tubuh yang ditemukan kemudian dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dikebumikan,” ujarnya.
Baca juga: Teror Harimau Sumatera ‘Hantui’ Sijudo Aceh Timur, Warga Ketakutan & Aktivitas Lumpuh
Kronologi Hilangnya Korban
Berdasarkan keterangan kepolisian, pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Ibnu Hajar berangkat menuju hutan Desa Krueng Seumayam dengan berjalan kaki.
Ia membawa sejumlah perlengkapan, di antaranya dua bilah parang, handuk, kain panjang, sejadah, sarung, serta jeriken berisi 30 liter minyak pertalite untuk mesin chainsaw.
Dalam perjalanan, korban sempat menumpang kendaraan roda empat khusus medan berlumpur milik seorang warga.
Pada Senin (5/1/2026) pagi, korban menginap di sebuah gubuk bersama dua warga lainnya, Hamzah dan Salman.
| Tasyakuran Milad Ke-98, Pimpinan PERTI Abdya Ziarahi Makam Para Ulama |
|
|---|
| Hardiknas, PDIP Bagikan 1.600 Seragam Sekolah untuk Siswa di Nagan Raya |
|
|---|
| Bupati TRK Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Sambut HUT Bhayangkara, Buka Harapan Baru Bagi Anak Nagan |
|
|---|
| Pelajar Hilang Tenggelam di Krueng Tadu Nagan Raya, Terseret Arus Saat Menyeberang dengan Tali |
|
|---|
| Sambut HUT Bhayangkara, Polres Nagan Raya Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 15 Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Korban-mangsa-harimau-di-rumah-duka-di-Desa-Krueng-Seumayam-Darul-Makmur-Nagan-Raya.jpg)