Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Selatan

Jalan Pasie Kualaba’u Butuh Perbaikan, Dinas PUPR Aceh Selatan Akan Usulkan di DPA 2026

pengaspalan kembali ruas jalan tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar, bahkan diperkirakan melebihi Rp10 miliar.

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Kerusakan parah jalan utama Gampong Pasie Kualaba’u, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, memprihatinkan, Selasa (13/1/2026) 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Selatan menanggapi keluhan warga terkait rusaknya jalan utama Gampong Pasie Kualaba’u, Kecamatan Kluet Utara, yang telah bertahun-tahun dibiarkan tanpa perbaikan menyeluruh.

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Saipul Kamal menyebutkan, pengaspalan kembali ruas jalan tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar, bahkan diperkirakan melebihi Rp10 miliar.

“Untuk pengaspalan ulang jalan itu, estimasi pagu anggaran yang dibutuhkan di atas Rp10 miliar. Untuk panjang ruas sekitar empat kilometer,” ujar Saipul kepada Serambi, Rabu (13/1/2026).

Ia menjelaskan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi tantangan utama dalam merealisasikan perbaikan jalan tersebut secara menyeluruh dalam satu tahun anggaran.

“Kami menyadari kondisi saat ini bahwa daerah akan sangat kesulitan menyediakan pagu anggaran untuk memperbaiki seluruh ruas sepanjang empat kilometer sekaligus,” katanya.

Meski demikian, Dinas PUPR mengatakan persoalan jalan Pasie Kualaba’u tersebut akan diusulkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026.

“Insya Allah akan kita usulkan dalam DPA 2026. Harapannya, meskipun belum bisa seluruhnya, semoga bisa disediakan sebagian terlebih dahulu sesuai kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya.

Baca juga: Satu Dekade Terabaikan, Jalan Pasie Kualaba’u- Aceh Selatan Rusak Parah

Diberitakan sebelumnya, kerusakan parah jalan utama Gampong Pasie Kualaba’u, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, kian memprihatinkan. 

Hampir satu dekade tanpa perbaikan berarti, ruas jalan sepanjang hampir empat kilometer itu kini dipenuhi lubang, aspal terkelupas, dan batu tajam yang mengancam keselamatan warga serta menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Informasi dihimpun, Selasa (13/1/2026), memperlihatkan kondisi jalan yang jauh dari kata layak. Di banyak titik, lapisan aspal telah habis terkikis, menyisakan kerikil dan tanah keras. 

Saat hujan turun, lubang-lubang itu berubah menjadi kubangan air yang tampak rata di permukaan, namun cukup dalam untuk membuat sepeda motor oleng bahkan terjatuh. 

Di titik lain, batu-batu besar berserakan, memaksa pengendara bermanuver perlahan demi menghindari benturan yang berisiko merusak kendaraan.

Kondisi ini bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa. 

Tak sedikit pengendara yang terjatuh atau mengalami kerusakan kendaraan akibat menghantam lubang jalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved