Banda Aceh
Puluhan Titik Panas Terpantau di Aceh, Begini Prakiraan Cuaca Beberapa Hari ke Depan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) kembali mencatat...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- BMKG mencatat 24 titik panas terpantau di Aceh sejak 12 Januari 2026, terbanyak di Aceh Jaya dan Gayo Lues.
- Cuaca Banda Aceh diprakirakan cerah berawan, dengan potensi hujan sedang–lebat disertai angin kencang di Aceh Tenggara dan Singkil, namun nihil peringatan dini hingga 16 Januari.
- Tinggi gelombang perairan Sabang–Banda Aceh dan Banda Aceh–Pulo Aceh tergolong rendah, berkisar 0,36–0,44 meter.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) kembali mencatat, puluhan panas terpantau di Aceh sebagaimana hasil pantauan sensor Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP (MODIS) dan NOAA20/VIIRS sejak Senin (12/1/2026).
Titik panas tersebut terpantau di kawasan Aceh Jaya sebanyak delapan titik, Gayo Lues enam titik, Aceh Selatan empat titik, Aceh Tenggara tiga titik. Kemudian Bener Meriah, Bireuen, dan Kota Lhokseumawe masing-masing satu titik panas.
“Terdapat 24 titik panas di wilayah Aceh,” ungkap Prakirawan BMKG, Dedi Ardana saat dihubungi, Rabu (14/1/2026).
Sementara cuaca di Banda Aceh, umumnya berpotensi cerah berawan pada Kamis (15/1/2026). Pihak BMKG juga mengeluarkan nihil peringatan dini untuk seluruh wilayah yang ada di Aceh dalam beberapa hari ke depan.
Sempat terpantau adanya belokan angin di wilayah Aceh yang memicu adanya konvergensi. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Pesisir Barat Aceh dapat meningkatkan penambahan massa uap air.
Baca juga: BSI Gelar Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan di Aceh Besar dan Banda Aceh
Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh, berupa potensi hujan sedang dan lebat yang dapat disertai angin kencang khususnya di Aceh Tenggara dan Singkil pada Rabu (14/1/2026). “Namun hingga 16 Januari, nihil peringatan dini,” ucap Dedi.
Di sisi lain, tinggi gelombang di perairan Sabang-Banda Aceh, masuk kategori rendah. Diperkirakan berkisar antara 0,43 meter hingga 0,36 meter. “Kondisi yang sama juga terjadi di perairan Banda Aceh-Pulo Aceh, berkisar 0,39 - 0,44 meter,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pantauan-titik-panas-oleh-bmkg-aceh.jpg)