Banjir Landa Aceh
Lantai Jembatan Bailey Kutablang Patah Sudah Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Kembali Normal
Sesudah dilakukan perbaikan berjam-jam, akhirnya dibuka kembali sekitar pukul 18.00 WIB.
Ringkasan Berita:
- Dua lantai jembatan bailey Krueng Tingkeum di Kutablang, Bireuen, kembali patah pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
- Patahnya lantai jembatan diduga akibat kendaraan yang melintas dengan muatan berlebih atau overload.
- Dinas Perhubungan memperketat pengawasan truk yang melintas agar tidak melebihi kapasitas 30 ton.
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Dua lantai jembatan bailey Krueng Tingkeum di Kutablang, Bireuen, kembali patah pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat kerusakan tersebut, jembatan ditutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif Awe Geutah Paya-Teupin Reudeup. Sesudah dilakukan perbaikan berjam-jam, akhirnya dibuka kembali sekitar pukul 18.00 WIB.
Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin, mengatakan, patahnya lantai jembatan diduga akibat kendaraan yang melintas dengan muatan berlebih atau overload. Ia berharap Dinas Perhubungan memperketat pengawasan truk yang melintas agar tidak melebihi kapasitas 30 ton. Fachruddin juga mengusulkan pembangunan jembatan timbang untuk mengukur beban kendaraan demi menjaga daya tahan jembatan, sambil menunggu pembangunan jembatan baru selesai.
Sebelumnya, Dinas PUPR Bireuen telah mengeluarkan imbauan agar kendaraan yang melintasi jembatan Krueng Tingkeum dibatasi maksimal 30 ton. Kadis PUPR Bireuen, Ir Fadhli, menyebut pembatasan tonase akan mulai berlaku efektif pada 18 Januari 2026. Langkah ini diambil karena kondisi jembatan bailey terus mengalami penurunan. Selain itu, petugas di lapangan akan menerapkan pengawasan ketat dan sanksi tegas bagi kendaraan angkutan yang melanggar ketentuan.
Berdasarkan kesepakatan, sejumlah jenis kendaraan masih diperbolehkan melintas, di antaranya pikap (sumbu 1.1), truk sedang (sumbu 1.1), truk engkel (sumbu 1.2), truk besar maksimal dua sumbu (tipe 1.2), bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tiga sumbu, serta kendaraan pengangkut BBM dan gas milik Pertamina. Sementara itu, kendaraan jenis tronton (sumbu 1.2.2) ke atas secara tegas dilarang melintas dan akan dialihkan ke rute alternatif.
Fadhli menegaskan, kendaraan yang melanggar ketentuan berat dan dimensi tidak akan ditoleransi. Petugas akan langsung mengambil tindakan di lapangan. Adapun jumlah berat yang diizinkan (JBI) ditetapkan maksimal 30 ton. Pembatasan ini dilakukan guna mencegah kerusakan struktur jembatan secara permanen demi kepentingan masyarakat luas.(yus)
Banjir Landa Aceh
Jembatan Bailey Kutablang Patah
Jembatan Kutablang Terapkan Buka Tutup
Jembatan Kutablang Tersambung
pembangunan jembatan kutablang
jembatan kutablang
kondisi jembatan kutablang bireuen
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Sawah Terdampak Banjir Sedang Dinormalisasi, Ini Harapan Kadistanbun Bireuen |
|
|---|
| Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Porak-Poranda Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Hong Kong Disalur Untuk Korban Bencana di 7 Daerah |
|
|---|
| Mualem Minta Dukungan DPR RI Percepat Anggaran Rehab Rekon Periode 2026–2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jembatan-Bailey-Kutablang-28282.jpg)