Breaking News
Senin, 18 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Karhutla di Aceh Barat Kian Meluas, Lahan Terbakar Sudah Capai 10 Hektare

Kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, telah meluas hingga 10 hektare.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
TINJAU LOKASI KARHUTLA - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP didampingi Plt Kalak BPBD, Teuku Tonal Nehdiansyah, meninjau langsung lokasi karhutla di kawasan Ujong Barosok, Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Senin (19/1/2026). Foto/dok Kominsa 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, telah meluas hingga 10 hektare.
  • Api membakar lahan di Gampong Lapang dan Suak Raya sejak 15 Januari, dengan kondisi sulit dipadamkan akibat angin kencang dan minim sumber air.
  • Dampaknya, vegetasi rusak, asap mengganggu warga, dan SD Suak Raya terpaksa diliburkan sementara tim BPBD terus berupaya memadamkan api.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, kian meluas.

Sampai Selasa (20/1/2026), amukan api telah menghanguskan sekitar 10 hektare lahan. 

Kebakaran tersebut melanda wilayah Gampong Lapang dan Gampong Suak Raya.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, Selasa (20/1/2026), mengatakan, kebakaran lahan itu telah berlangsung sejak Kamis (15/1/2026) dan hingga kini api masih berpotensi meluas.

“Kebakaran lahan di Johan Pahlawan saat ini tercatat seluas 10 hektare,” ujarnya.

“Rinciannya, 7 hektare di Gampong Suak Raya dan 3 hektare di Gampong Lapang, tepatnya di kawasan Ujong Beurasok,” kata Ronal.

Baca juga: Cegah Karhutla, Polsek Kluet Selatan Intensifkan Patroli dan Padamkan Titik Api di Kebun Warga

Karhutla tersebut pertama kali dilaporkan masyarakat pada Kamis (15/1/2026) sore sekitar pukul 15.45 WIB. 

Saat itu baru terpantau dua titik api di Gampong Lapang, Jalan Ujong Beurasok. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan analisis.

Upaya pemadaman dilakukan secara bertahap sejak Jumat hingga Senin (19/1/2026), dengan melibatkan BPBD, Damkar Mako BPBD, TNI-Polri, serta masyarakat. 

Penanganan difokuskan pada pemadaman api dan upaya memutus penjalaran api di kedua gampong terdampak.

BPBD mencatat, kondisi di lapangan cukup menyulitkan proses pemadaman. 

Baca juga: Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas, Titik Api Bertambah, BPBD Sulit Mobilisasi Alat

Angin kencang dan keterbatasan sumber air, terutama di kawasan Ujong Beurasok Gampong Lapang, menyebabkan api terus menjalar secara perlahan. 

Saat ini, tim masih berfokus pada sisi timur lokasi kebakaran di Gampong Lapang.

Sementara di Gampong Suak Raya sekitar 1,5 hektare lahan telah berhasil ditangani.

Dampak kebakaran tersebut antara lain merusak vegetasi tanaman dan menimbulkan asap yang mengganggu pernapasan warga. 

Selain itu, satu sekolah yakni SD Suak Raya, terpaksa diliburkan. 

BPBD bersama unsur terkait juga telah membagikan masker kepada masyarakat dan tiga sekolah di sekitar lokasi kebakaran.

Baca juga: Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Aceh Barat, Kali Ini 0,7 Hektare di Suak Raya

Dalam penanganan karhutla ini, BPBD Aceh Barat mengerahkan sarana dan prasarana berupa dua unit drone, satu unit kendaraan D-Max, satu unit Panther pick up, dua unit mesin air beserta selang, serta satu unit ATV.

Hingga Selasa sore pukul 17.00 WIB, petugas masih bersiaga di lokasi untuk mencegah meluasnya kebakaran dan mengendalikan titik api yang masih aktif.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved