Berita Bireuen
Jeritan IRT dan Kepsek di Peusangan Selatan, Jembatan Putus Bikin Sengsara, Bertahan dengan Rakit
Jembatan Ulee Jalan–Suak di Peusangan Selatan putus akibat banjir, warga terpaksa gunakan rakit.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Dari total 300 siswa, 77 di antaranya tinggal di seberang sungai.
“Setiap hari mereka harus naik rakit untuk sampai ke sekolah,” papar Nuzlita.
“Biaya sekali jalan Rp10.000, jadi Rp20.000 untuk pulang pergi. Ini sangat memberatkan keluarga mereka,” jelasnya.
Menurut Nuzlita, kondisi ini bukan hanya soal biaya, tetapi juga berdampak pada semangat belajar.
Banyak siswa mulai kesulitan hadir tepat waktu, bahkan ada yang terpaksa absen karena tidak sanggup menanggung ongkos harian.
“Kalau bisa, sebelum jembatan dibangun, pemerintah memberi bantuan biaya transportasi bagi siswa yang terisolir,” harapnya.
Baca juga: Puluhan Rumah di Peusangan Selatan, Bireuen Masih Tertimbun Lumpur Banjir
Suara warga dan dunia pendidikan kini berpadu.
Percepatan pembangunan jembatan permanen adalah kebutuhan mendesak.
Tanpa jembatan, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat terus terhambat.
Para santri, pedagang, dan warga biasa sama-sama merasakan dampak berat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, BNPB, hingga pemerintah pusat segera turun tangan.
Jembatan bukan sekadar infrastruktur, melainkan urat nadi kehidupan.
“Dengan adanya jembatan, semua aktivitas akan kembali lancar. Kami mohon perhatian serius agar pembangunan segera dilakukan,” tegas Nuzlita.
Baca juga: Puluhan Alat Berat Dikerahkan untuk Pulihkan Jalan dan Jembatan Putus di Wilayah Tengah
Kini, rakit masih menjadi penyelamat sementara.
Namun, bagi warga Peusangan Selatan, harapan terbesar adalah melihat jembatan baja kembali berdiri kokoh, menghubungkan desa-desa, dan menghapus rasa lelah serta biaya yang menguras kantong setiap hari.(*)
Jembatan Putus
dampak jembatan putus
IRT
kepala sekolah (kepsek)
Rakit
Peusangan Selatan
Bireuen
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Puluhan Siswa MAN 2 Bireuen Ikut Sosialisasi Pendidikan Politik |
|
|---|
| Sempat Tak Diketahui Identitas, 2 Remaja Meninggal Laka Lantas di Peudada Dijemput Keluarga di RSUD |
|
|---|
| Kasat Lantas, Kasat Reskrim Polres Bireuen dan Kapolsek Peudada Cek Lokasi Kecelakaan Lalu Lintas |
|
|---|
| Dua Remaja Simpang Mamplam Meninggal Laka Lantas di Peudada Bireuen |
|
|---|
| KDMP Kelola Kampung Nelayan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/IRT-kelelahan-usai-naik-rakit.jpg)