Berita Bireuen
Truk Bermuatan Lebih 30 Ton Diminta Putar Balik di Jembatan Kutablang Bireuen
Truk barang yang melintasi jembatan Krueng Tingkeum Kutablang, Bireuen sejak beberapa hari lalu diminta putar balik atau bongkar barang ke kendara
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Truk bermuatan besar dilarang melintas Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang (Bireuen); yang diduga >30 ton diminta putar balik atau bongkar muatan ke kendaraan lain.
- Petugas Dishub Aceh dan BPJN berjaga, memeriksa bukti naik timbangan di Semadam, Aceh Tamiang.
- Pembatasan ini untuk menjaga jembatan bailey tetap utuh karena lantai jembatan sudah patah tiga kali.
- Dari arah barat pemeriksaan dilakukan manual, termasuk mengidentifikasi truk overtonase dari bunyi/gerak saat masuk jembatan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Truk barang yang melintasi jembatan Krueng Tingkeum Kutablang, Bireuen sejak beberapa hari lalu diminta putar balik atau bongkar barang ke kendaraan lain karena tidak diperbolehkan
melintas jembatan tersebut.
Amatan Serambinews.com dalam dua hari terakhir, Kamis dan Jumat (22-23/1/2026), beberapa petugas dari Dinas Perhubungan Aceh berjaga di dekat pintu masuk jembatan baik dari arah barat maupun timur.
Termasuk petugas dari BPJN Aceh.
Setiap truk yang diperkirakan muatan lebih dari 30 ton didatangi petugas dan memeriksa surat ada tidaknya naik timbangan di Aceh Tamiang yang dibuktikan dengan surat.
Aldi salah seorang petugas dari Dinas Perhubungan Aceh kepada Serambinews.com mengatakan, setiap truk besar, truk tronton yang bermuatan lebih diwajibkan naik timbangan di Semadam, Aceh Tamiang, dan
mengantongi bukti stempel di mana muatan serta beban truk tidak boleh lebih dari 30 ton.
Disebutkan, tidak semua truk bisa melintas dan harus naik timbangan di Aceh Tamiang.
Baca juga: Dua Unit Rumah Terbakar di Bireuen, 10 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
“Kalau truk sudah bongkar sebagian barang setelah naik timbangan di Semadam juga harus ada bukti, ada bukti dibongkar di mana, barang diturunkan dimana, barang apa dibawa dan tujuan ke mana.
Kalau tidak ada surat lengkap dengan stempel dari Semadam tidak dibenarkan
lewat,” ujarnya.
Disebutkan, pembatasan dilakukan demi kepentingan bersama agar jembatan bailey tetap utuh, apalagi sudah ada lantai patah tiga kali dan arus lalulintas terpaksa ditutup sementara.
Asisten Barang Milik Negara (BMN), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin mengatakan pembatasan tonase truk tetap berlangsung.
Truk kelebihan muatan langsung diminta putar balik dan sudah banyak truk harus putar balik.
Menjawab Serambinews.com, truk besar dari arah timur naik timbangan di Aceh Tamiang.
Baca juga: Kepala BNPB Tinjau Huntara di Aceh Utara, Optimistis Warga Tak Lagi Tinggal di Tenda saat Ramadan
Sedangkan truk besar dari arah barat ke timur pemeriksaan bagaimana dilakukan? Fackruddin mengatakan, sejak beberapa waktu lalu dilakukan pemeriksaan secara manual.
“Truk dengan beban lebih dari 30 ton akan diketahui petugas, bunyi gerak ban berdenyit-denyit saat memasuki jembatan.
Dengan suara tarikan gas dan suara denyit dipastikan tonase truk lebih dari 30 ton, juga diminta
putar haluan,” ujarnya.
Truk kelebihan tonase 30 ton katanya, umumnya truk membawa semen, pupuk maupun sembako seperti beras dan barang berat lainnya, kemudian truk membawa CPO.
“Truk tronton membawa CPO sepertinya sudah jarang melintas, kalaupun melintas bawaannya sudah dikurangi. Begitu juga truk semen, muatanya sudah dikurangi,” ujarnya. (*)
| Kemenkes Bantu 3 Ambulans untuk Tiga Puskesmas Terdampak Bencana di Bireuen |
|
|---|
| Ribuan KK Korban Banjir Bireuen Mulai Terima Dana Stimulan Ekonomi dan Bantuan Perabot |
|
|---|
| Sekda Bireuen Dilantik, M Nasir Sebut Sekda Adalah Komunikator Utama Pemerintahan Daerah |
|
|---|
| Nelayan Kuala Raja Bireuen Dibantu Pengurusan E-Pas Kapal Kecil 1-7 GT |
|
|---|
| Pemkab Tera Ulang Timbangan Pedagang di Gandapura, Begini Maknanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pantau-truk-23012026.jpg)