Berita Aceh Tamiang
Kemarin Malam, Emak-emak Kepung Kantor Datok Kampung Kesehatan Aceh Tamiang
Ketegangan terjadi di Kantor Datok Penghulu Kampung Kesehatan, Aceh Tamiang, ketika puluhan kaum ibu melakukan orasi, Sabtu (24/1/2026) malam atau
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Puluhan kaum ibu di Kampung Kesehatan, Aceh Tamiang, menggelar orasi di Kantor Datok Penghulu karena keberatan atas baliho permintaan maaf dan rencana pengunduran diri Datok Penghulu Syariful Alam.
- Warga mengaku puas dengan kinerja Syariful Alam dan meminta agar ia dipertahankan untuk periode kedua, terutama karena perannya dinilai besar saat penanganan banjir.
- Syariful Alam menjelaskan baliho tersebut hanya bentuk pamit dan permohonan maaf karena masa jabatannya berakhir 14 Februari 2026.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Ketegangan terjadi di Kantor Datok Penghulu Kampung Kesehatan, Aceh Tamiang, ketika puluhan kaum ibu melakukan orasi, Sabtu (24/1/2026) malam atau kemarin malam.
Orasi ini dilakukan di halaman kantor datok dengan tertib, namun tanpa pemberitahuan, sehingga membuat suasana sempat mencekam.
Emak-emak ini merupakan perwakilan dari sejumlah dusun di Kampung Kesehatan yang ingin bertemu langsung dengan Datok Penghulu, Syariful Alam.
“Kami ingin bertemu langsung, kami gak mau perwakilan,” teriak seorang ibu.
Amarah kaum ibu dampak dari baliho yang dipasang Syariful Alam di seluruh dusun.
Adapun baliho itu berisikan permintaan maaf Syariful kepada seluruh warga karena tak lama lagi dirinya mengakhiri jabatan kepala desa.
Baca juga: Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Upacara Penyerahan Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500
Usut punya usut, ternyata warga tidak rela Syariful Alam yang berlatarbelakang jurnalis ini meletakkan jabatan.
Sebagai perwakilan warga, mereka mengklaim puas dengan kinerja Syariful Alam.
“Banyak kali program yang dibuat bapak itu, kampung kami lebih hidup,” kata Tumirah, seorang warga.
Seakan tak memahami regulasi pemilihan kepala desa, Tumirah Bersama warga lainnya meminta Camat Karangbaru untuk mempertahankan Syariful Alam sebagai kepala desa di periode kedua.
“Selama banjir ini saja kami sangat terbantukan, harapan kami pak Pol (Syariful Alam) jangan mundur, kami nanti mau jumpa camat juga,” ungkapnya.
Di hadapan massa, Syariful Alam meminta maaf kalau spanduk yang dibuatnya telah membuat keresahan.
Baca juga: VIDEO AS Terancam Kehilangan Kapal Induk Jika Berani Dekati Iran
Dia sama sekali tidak menyangka kalau spanduk tersebut telah berkembang menjadi opini liar.
“Saya minta maaf, tidak maksud saya membuat ibu-ibu jadi salah tafsir,” kata Syariful.
| Sudah Sebulan Tumpukan Kayu Sisa Banjir Bandang di Aceh Tamiang Keluarkan Asap |
|
|---|
| Sebulan tak Padam, Tumpukan Kayu Banjir Bandang Aceh Tamiang Masih Berasap |
|
|---|
| BBM di Aceh Tamiang Masih Dijual dengan Harga Normal |
|
|---|
| PHR Zona 1 Pastikan Operasi Produksi Tetap Aman di Momen Lebaran |
|
|---|
| “Mak Kita di Sini Sampai Kapan?” Lebaran Ketiga di Tenda, Curhat Penyintas Banjir Aceh Tamiang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kampung-kesehatan1.jpg)